Tabayyun.co.id, GORONTALO, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memaparkan laporan kinerja sepanjang tahun 2025 dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar Rabu (31/12/2025).
Sejumlah capaian strategis di bidang akademik, kemahasiswaan, sumber daya manusia, riset, hingga pengabdian masyarakat menjadi sorotan utama.
Rektor UNG Eduart Wolok menyampaikan langsung laporan tersebut di hadapan pimpinan universitas dan sivitas akademika. Ia menegaskan bahwa penyampaian kinerja tahunan merupakan bentuk akuntabilitas publik UNG.
“Pada tahun 2025, jumlah mahasiswa UNG tercatat mencapai 41.975 orang dari berbagai jenjang pendidikan, dengan kontribusi terbesar berasal dari program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Mahasiswa UNG berasal dari seluruh provinsi di Indonesia serta mahasiswa asing dari Timor Leste,” ucap Eduart.
“Dari total mahasiswa tersebut, sebanyak 7.906 orang menerima beasiswa dari berbagai sumber. UNG juga mencatat capaian 478 prestasi mahasiswa, terdiri atas 358 prestasi regional, prestasi nasional, dan 23 prestasi tingkat internasional,” ujarnya.
Dari sisi akademik, kata UNG memiliki 106 program studi, dengan 25 prodi terakreditasi Unggul dan 5 prodi berakreditasi internasional. Capaian ini memperkuat status UNG sebagai perguruan tinggi dengan akreditasi institusi Unggul.
Program UNG Mengajar turut dijalankan dalam dua tahap sepanjang 2025 dan menjadi bagian kontribusi universitas dalam peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Gorontalo.
Di bidang sumber daya manusia, UNG saat ini memiliki 154 dosen, dengan 97 di antaranya merupakan dosen baru. Tidak ada lagi dosen berpendidikan S1, sementara 130 dosen sedang menempuh pendidikan doktoral.
Dalam sektor riset dan pengabdian masyarakat, UNG menghasilkan 158 publikasi ilmiah dan memperoleh pendanaan penelitian sebesar Rp11,6 miliar. UNG juga mengelola ratusan kegiatan pengabdian masyarakat dan KKN tematik.
“Kerja sama kelembagaan terus diperluas dengan capaian 193 dokumen MoU dan 784 Perjanjian Kerja Sama (PKS). UNG juga meraih lima penghargaan di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua, serta mempertahankan predikat informatif nasional selama tiga tahun berturut-turut,” jelasnya.
“Di luar akademik, UNG turut berkontribusi dalam misi kemanusiaan dengan mengirim bantuan dan tim medis ke wilayah terdampak bencana di Aceh. UNG juga mengirimkan atlet yang berlaga di SEA Games, menyumbangkan medali bagi Indonesia,” sambung Eduart.
Berbagai capaian tersebut menjadi refleksi komitmen UNG untuk terus bertumbuh sebagai perguruan tinggi unggul dan berdaya saing, tidak hanya bagi Gorontalo, tetapi juga kawasan Indonesia Timur.







I’ll right away take hold of your rss as I can not find your email subscription hyperlink or newsletter service. Do you’ve any? Please allow me know so that I may subscribe. Thanks.
Thnks