RAMONA KADES DI KABON Diluncurkan, Ismet Mile Dorong Potensi Desa Jadi Kekuatan Ekonomi Kawasan

TABAYYUN.CO.ID, BONE BOLANGO – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango meluncurkan program RAMONA KADES DI KABON (Strategi Mendorong Pembangunan di Perdesaan) di Kecamatan Kabila Bone, Selasa (27/10/2026). Program ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi lokal desa menjadi kekuatan ekonomi kawasan.

Mengusung tagline “Dari Potensi Desa Menjadi Kekuatan Ekonomi Kawasan”, peluncuran program berlangsung di Azlea Convention Centre dan dihadiri Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Sekretaris Daerah, jajaran asisten, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Ismet Mile menekankan bahwa pembangunan perdesaan harus didasarkan pada potensi riil dan ketersediaan sumber daya. Menurutnya, perencanaan yang matang perlu disertai dukungan nyata agar program yang dijalankan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga :  Silahturahmi bersama Bupati, Grib Jaya Gorontalo Dukung Program Pembangunan Bone Bolango, Termasuk Akses Jalan Pinogu

“Apapun model dan konsep pembangunan yang dilakukan, apabila tidak didukung potensi dan sumber daya yang memadai, maka pelaksanaannya tidak akan berjalan maksimal,” tegas Ismet.

Ia menjelaskan, Bone Bolango memiliki 18 kecamatan dengan karakteristik dan keunggulan yang berbeda-beda. Keragaman tersebut perlu dikelola melalui pendekatan pembangunan terpadu agar potensi antardesa dapat saling mendukung dan membentuk kekuatan ekonomi kawasan.

Kabila Bone menjadi salah satu wilayah yang diarahkan untuk mengembangkan potensi lokal secara lebih terencana. Sektor pariwisata dan berbagai kegiatan ekonomi produktif dinilai memiliki peluang untuk menciptakan nilai tambah, membuka sumber pendapatan, serta memperkuat perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  HUT RI ke-81 di Bone Bolango Tampil Beda, Hiburan Rakyat hingga Gerak Jalan Siap Digelar

Ismet menegaskan, pembangunan kawasan perdesaan harus mampu menjaga stabilitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. Untuk mencapai sasaran tersebut, setiap gagasan pembangunan perlu diterjemahkan ke dalam program konkret dengan koordinasi lintas sektor dan dukungan sumber daya yang memadai.

“Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting. Keterpaduan tersebut dibutuhkan agar pengembangan potensi desa selaras dengan arah pembangunan kawasan dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  PDI-P Gelar Psikotes Calon Ketua DPC Bone Bolango, Empat Nama Masuk Seleksi

Lebih lanjut, ia berharap pembangunan desa tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur fisik. Pengembangan potensi unggulan, peningkatan aktivitas ekonomi, serta pembentukan pusat-pusat pertumbuhan baru juga perlu menjadi bagian dari strategi pembangunan perdesaan.

Melalui program RAMONA KADES DI KABON, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berharap potensi lokal dapat dikelola menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.

“Melalui inovasi ini diharapkan menjadi langkah untuk mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi yang nyata, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan oleh masyarakat Bone Bolango,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *