Tabayyun.co.id, KUPANG – Jagat maya di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), digemparkan oleh kasus seorang pria yang diduga berpura-pura menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menipu dua tenaga kesehatan hingga keduanya hamil.
Kasus ini mencuat setelah beredar luas di media sosial, khususnya di akun Instagram komunitas lokal yang menampilkan sejumlah foto pelaku mengenakan seragam loreng serta pakaian dinas TNI Angkatan Udara (AU). Aksi penyamaran itu membuat korban percaya bahwa pelaku benar-benar anggota militer.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pria tersebut sejatinya berprofesi sebagai nelayan. Namun, kepada korbannya, ia mengaku sebagai anggota TNI AU dan TNI AD. Pengakuan itu disertai dengan gaya hidup dan unggahan foto yang memperkuat citra palsunya.
Dua korban yang disebut bekerja sebagai bidan dikabarkan telah menjalin hubungan serius dengan pelaku. Namun, setelah keduanya hamil, pria tersebut mendadak menghilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI terkait dugaan penyalahgunaan atribut militer dalam kasus ini. Aparat kepolisian pun diperkirakan akan turun tangan karena kasus ini mengandung unsur penipuan, pemalsuan identitas, hingga eksploitasi terhadap korban.
Warga Kupang menyerukan agar pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum. Mereka menilai tindakan tersebut tidak hanya mencederai korban secara psikologis dan sosial, tetapi juga mencoreng nama baik institusi TNI.









