LSM Jaman Minta Gubernur Tindak Kadispora Gorontalo, Pertanyakan Sisa Anggaran Rp125 Juta

Tabayyun.co.id, GORONTALO – LSM Jaman Gorontalo mendesak Gubernur Gorontalo untuk meninjau kembali kinerja Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim.

Sikap ini muncul setelah Danial dipanggil Komisi IV DPRD terkait klarifikasi persiapan Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025.

Ketua LSM Jaman, Frenkymax Kadir, menilai Danial tidak mencerminkan figur pemimpin pemuda yang ideal.

Ia menyoroti pola penyaluran anggaran kepemudaan yang disebut tidak merata sehingga menimbulkan keberpihakan terhadap kelompok tertentu.

Baca Juga :  Dua Figur Muda Siap Adu Gagasan di Pemilihan Ketua Kadin Gorontalo, Bukti Semangat Baru Dunia Usaha

“Tentunya, ini sangat disayangkan jika tindakan seorang Kadis kepemudaan kemudian pilih kasih terhadap organisasi,” ujar Frenkymax.

Frenkymax juga mempersoalkan laporan penggunaan anggaran Dispora yang dinilai tidak sinkron dengan pernyataan Sekretaris Komisi IV DPRD, Ghalieb Lahidjun.

Ia mempertanyakan transparansi pengelolaan dana tersebut.

“Pertanyaannya, sisa anggaran dikemanakan jika mengutip apa yang disampaikan oleh sekretaris Komisi IV DPRD Ghalieb Lahidjun yang menyampaikan anggaran yang diberikan ada Rp.150 juta, namun yang digunakan hanya Rp75 juta. Rp.50 juta nya kemana? Kami butuh transparansi dari Kadispora,” katanya.

Baca Juga :  Rapat Senat Terbuka, Universitas Ichsan Gorontalo Kukuhkan 146 Wisudawan

Ia meminta gubernur mengambil sikap tegas, termasuk mengganti Danial dari jabatan serta mencabut gelar kehormatan yang dinilai tidak relevan lagi.

“Sekaligus copot juga penobatan sebagai panglima kepemudaan, namun tidak mencerminkan sebagai perwakilan pemuda yang ada di Provinsi Gorontalo,” jelas Frenkymax.

Menurutnya, Dispora juga tidak menunjukkan komitmen dalam membangun komunikasi dengan para tokoh pemuda.

Baca Juga :  IMM Soroti Gubernur Gusnar Ismail, Dinilai Gagal Atasi Tambang Ilegal di Gorontalo

Ia menegaskan bahwa masukan yang disampaikan justru diabaikan.

“Masukan dan saran Tokoh pemuda Gorontalo Ghalieb Lahidjun saja, tidak didengar oleh Kadispora, apa lagi hal yang lain,” lanjutnya.

LSM Jaman menyatakan akan mengambil langkah lanjutan jika pemerintah tidak merespons tuntutan mereka. Frenkymax memastikan pihaknya siap menggelar aksi di Rudis Gubernur Gorontalo.

“Kami akan melakukan aksi demonstrasi pada tanggal 7 Desember nanti, mendesak pencopotan Kadispora,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *