Ketua DPD PDIP Gorontalo La Ode Haimudin, Instruksikan Kader Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029

Tabayyun.co.id, GORONTALO — DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) di GPCC Kota Gorontalo, Selasa (2/11/2025).

Dalam forum tersebut, Ketua DPD PDIP Gorontalo, La Ode Haimudin, meminta seluruh kader segera menggerakkan struktur partai menghadapi Pemilu 2029.

Dalam penyampaiannya, La Ode juga mengulas kembali perjalanan panjang pembentukan DPD PDIP Gorontalo sejak 2001.

Ia memaparkan bahwa proses itu dijalani melalui berbagai tahapan struktural, termasuk pengalamannya sebagai Ketua DPC Pohuwato dan Sekretaris DPD selama satu dekade.

Baca Juga :  Samsung Galaxy S25 Versi Murah Segera Rilis, Segini Harganya

Pada kesempatan itu, La Ode menegaskan bahwa amanah sebagai Ketua DPD bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk memajukan PDIP di Gorontalo melalui kerja kolektif dan soliditas organisasi.

Ia menyinggung dinamika internal yang sempat muncul, namun memastikan bahwa proses fasilitasi oleh DPP membuat seluruh pengurus kembali bersatu.

Baca Juga :  HIPPI Diharapkan Bawa Warna Baru Bagi Ekonomi Kreatif Gorontalo

La Ode menekankan pentingnya memantapkan struktur partai hingga tingkat ranting serta menata lebih awal siapa yang akan bertarung di pemilihan legislatif mendatang.

Menurutnya, langkah tersebut harus dilakukan sejak dini agar pencalonan tidak muncul tiba-tiba menjelang pemilu, yang selama ini dianggap menghambat pencapaian kursi strategis.

La Ode juga mengingatkan bahwa PDIP tidak boleh terjebak pada pendekatan politik yang semata elektoral. Ia meminta kader turun langsung ke masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga, serta menjaga konsistensi ideologi partai.

Baca Juga :  Langgar Kode Etik, Enam Anggota Polda Gorontalo Dipecat Tidak Hormat

Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa pragmatisme politik semakin berkembang dan harus dihadapi dengan pendekatan yang relevan tanpa meninggalkan prinsip dasar organisasi.

La Ode mengaku selama lima periode menjadi anggota DPR, ia tidak pernah menggunakan praktik politik uang dan memilih membangun “investasi sosial” melalui kedekatan jangka panjang dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *