Tumpukan Sampah di RS ZUS Gorontalo Utara Dikeluhkan Warga, Bau Menyebar hingga Permukiman

Tabayyun.co.id, GORONTALO UTARA — Warga di sekitar RS Zainal Umar Sidiki mengeluhkan penumpukan sampah di area rumah sakit tersebut. Kondisi itu memunculkan bau tidak sedap yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut persoalan ini telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Aroma menyengat dari tumpukan sampah, katanya, kerap tercium hingga ke kawasan permukiman.

Baca Juga :  Gelagat Ekspresif : Analisis Objektif atas Ekspresi Wajah Pejabat Publik

“Sampah-sampah yang ada di RS ZUS Gorut sudah menumpuk hingga bau tumpukkan sampah tersebut meresahkan warga sekitar,” ujarnya. Kamis (19/02/26).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sampah yang menumpuk merupakan limbah domestik. Sumbernya berasal dari aktivitas keluarga pasien serta pegawai rumah sakit.

Baca Juga :  Gelagat Ekspresif : Analisis Objektif atas Ekspresi Wajah Pejabat Publik
Tumpukan sampah terlihat menggunung di area belakang bangunan Rs Zus, bercampur plastik, kardus, dan limbah rumah tangga. Kondisi ini memicu bau tak sedap serta dikhawatirkan berdampak pada kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar.

Selain di area terbuka, warga juga menyoroti keberadaan sebuah gudang di dalam kompleks rumah sakit yang disebut turut dipenuhi sampah.

Situasi ini memicu kekhawatiran masyarakat, terutama terkait potensi dampak kesehatan dan pencemaran lingkungan. Warga berharap pihak rumah sakit segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan tersebut.

Masyarakat juga menyayangkan belum adanya tindakan tegas dari manajemen rumah sakit terkait penanganan sampah. Mereka meminta dilakukan pembersihan segera serta perbaikan sistem pengelolaan limbah.

Baca Juga :  Gelagat Ekspresif : Analisis Objektif atas Ekspresi Wajah Pejabat Publik

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi tabayyun.co.id telah berupaya melakukan klarifikasi kepada Direktur RS ZUS melalui sambungan telepon WhatsApp sebanyak tiga kali pada Jumat (21/02/26), namun panggilan tersebut belum mendapat respons.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed