Tabayyun.co.id, POLITIK — Kegiatan buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Gorontalo pada penghujung Ramadhan, Senin (16/3/2026), bukan sekadar agenda silaturahmi kader. Pertemuan tersebut juga menjadi momentum memperkuat konsolidasi internal partai.
Acara yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo itu dihadiri kader serta sejumlah pengurus partai dari berbagai tingkatan. Suasana kebersamaan saat berbuka puasa kemudian berlanjut dengan diskusi yang melibatkan sejumlah tokoh penting Partai Golkar di Gorontalo.
Berdasarkan pantauan media, beberapa tokoh yang hadir di antaranya Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Dewan Penasehat Partai Golkar Rusli Habibie, Sekretaris DPD I Partai Golkar Ghalieb Lahidjun, Ketua DPRD Kota Gorontalo Irwan Hunawa, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Gorontalo Totok Bachtiar, serta anggota DPRD Kota Gorontalo dari Fraksi Golkar.Risman Taha juga tampak mengikuti diskusi bersama para kader.
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo Meyke Camaru menyampaikan bahwa pertemuan tersebut turut membahas penguatan soliditas kader dalam menghadapi agenda politik ke depan, termasuk momentum menuju tahun politik berikutnya.
Ia menegaskan bahwa Golkar Kota Gorontalo berkomitmen berada di barisan depan dalam mengantarkan Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie ke kursi gubernur.
“ Memang masih jauh, tetapi lewat konsolidasi dan buka puasa bersama ini, kita sudah bisa petakan bahwa Golkar kota harus mampu mengantarkan Idah Syahidah Rusli Habibie sebagai Gubernur Gorontalo,” tegas Meyke dengan bersemangat saat konferensi pers.
Meyke yang juga Anggota DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Kota Gorontalo mengatakan keberhasilan Partai Golkar mempertahankan eksistensinya tidak terlepas dari kerja nyata kader di tengah masyarakat.
Menurutnya, konsistensi Golkar dalam memberikan kontribusi bagi daerah menjadi faktor utama yang membuat partai tersebut tetap mendapat tempat di hati masyarakat.
“Saya percaya dengan partai Golkar dengan solidaritas yang tinggi, kami akan tetap menjadi partai ditengah-tengah masyarakat terutama di kota Gorontalo, kami akan terus melakukan kontribusi bagi Daerah,” jelasnya.
Di sisi lain, dinamika politik menuju Pemilihan Kepala Daerah 2029 diperkirakan akan semakin menarik. Sejumlah partai politik mulai memperkuat konsolidasi internal dan memanaskan mesin politiknya.
Tidak hanya itu, beberapa figur dari berbagai partai juga mulai muncul ke permukaan dan diprediksi akan meramaikan kontestasi politik di Provinsi Gorontalo pada masa mendatang.









