Panggung Perebutan Ketum BM PAN Dimulai, Kandidat Siap Daftar 19 April

Tabayyun.co.id, NASIONAL- JAKARTA — Tahapan menuju Kongres VII Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) mulai memasuki fase penting. Panitia resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua Umum pada 19 April 2026.

Pembukaan pendaftaran ini menjadi penanda dimulainya persaingan menuju pucuk kepemimpinan organisasi sayap Partai Amanat Nasional tersebut.

Kongres VII BM PAN dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Juli 2026 di Marbella, Anyer, Banten. Forum ini diproyeksikan menjadi momentum strategis dalam menentukan arah organisasi ke depan.

Ketua Panitia Pemilihan, Achmad Qayyimel Alofi, mengatakan proses pendaftaran memiliki batas waktu yang wajib dipatuhi seluruh kandidat.

Baca Juga :  Budi Djiwandono Resmi Pimpin Karang Taruna, Prioritaskan Program ke Akar Rumput

“Pendaftaran dibuka mulai 19 April hingga 17 Mei 2026. Pengambilan dan pengembalian formulir hanya dapat dilakukan dalam rentang waktu tersebut. Tidak ada toleransi di luar jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Selain itu, setiap bakal calon diwajibkan mengantongi dukungan minimal dari empat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BM PAN.

Syarat tersebut dinilai sebagai indikator awal kekuatan kandidat sekaligus legitimasi dukungan di tingkat daerah.

Baca Juga :  Setya Novanto Masih Berstatus Kader, Golkar Siap Terima Kembali

Ketua Steering Committee (SC), Abdul Munir Sara, menyebut suasana menjelang pendaftaran semakin dinamis. Sejumlah nama mulai muncul dan disebut siap bersaing.

“Antusiasme kader sangat tinggi. Sejauh ini sudah terlihat beberapa figur yang siap maju, baik dari lingkar BM PAN maupun PAN, dan ini menjadi sinyal bahwa kontestasi akan berlangsung kompetitif dan dinamis,” katanya.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC), Muhammad Firman, memastikan seluruh tahapan kongres akan berjalan profesional dan terbuka.

“Kami berkomitmen menjaga proses ini tetap terbuka dan berintegritas. Kompetisi harus berjalan sehat agar menghasilkan pemimpin yang legitimate dan benar-benar mewakili kehendak kader,” tegasnya.

Baca Juga :  KPK Gerebek Pejabat Kemenkes Terkait Suap Proyek RSUD Kolaka Timur

Dengan dibukanya pendaftaran, para kandidat kini dituntut tak hanya siap secara administratif, tetapi juga mampu membangun dukungan politik serta menawarkan gagasan baru bagi masa depan organisasi.

Kongres VII BM PAN dinilai bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan. Forum tersebut juga menjadi ajang pembuktian kapasitas kader muda dalam menjawab tantangan politik nasional serta memperkuat soliditas organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *