Diserbu Peserta Penas XVII, Hiu Paus Gorontalo jadi Destinasi Primadona

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO – Keindahan destinasi wisata Hiu Paus di Kabupaten Bone Bolango menjadi salah satu daya tarik utama bagi peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Provinsi Gorontalo.

Di sela-sela rangkaian kegiatan PENAS, ratusan peserta dari berbagai daerah memanfaatkan waktu untuk mengunjungi kawasan wisata yang telah dikenal hingga mancanegara tersebut.

Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Mereka datang untuk menyaksikan secara langsung keberadaan hiu paus yang berenang bebas di perairan Gorontalo.

Selain menikmati pengalaman berinteraksi dengan satwa laut terbesar di dunia itu, para peserta juga mengabadikan momen melalui foto dan video sebagai kenang-kenangan selama berada di Gorontalo.

Kunjungan wisatawan yang meningkat selama pelaksanaan PENAS memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Polisi Diduga Aniaya Mahasiswa UNG, BEM Geram dan Lapor ke Polda

Pelaku usaha lokal mulai dari penyedia jasa transportasi, pemandu wisata, hingga pelaku UMKM merasakan peningkatan aktivitas usaha seiring bertambahnya jumlah pengunjung.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Romi Moge, mengatakan bahwa destinasi wisata Hiu Paus menjadi salah satu lokasi yang paling banyak diminati peserta PENAS selama berada di Gorontalo.

“Keberadaan Hiu Paus menjadi daya tarik yang sangat kuat bagi para peserta PENAS. Banyak tamu dari berbagai provinsi yang sengaja menyempatkan diri berkunjung karena ingin merasakan pengalaman melihat langsung hiu paus di habitat alaminya. Ini menjadi kebanggaan bagi Gorontalo karena memiliki potensi wisata yang unik dan tidak dimiliki banyak daerah lain,” ujar Romi Moge. Minggu,21/06/26.

Baca Juga :  Polisi Diduga Aniaya Mahasiswa UNG, BEM Geram dan Lapor ke Polda

Menurutnya, momentum penyelenggaraan PENAS menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata Gorontalo kepada masyarakat dari seluruh Indonesia.

Kehadiran ribuan peserta memberikan ruang promosi yang efektif bagi berbagai destinasi unggulan yang ada di daerah tersebut.

“PENAS bukan hanya menjadi ajang pertukaran pengetahuan bagi petani dan nelayan, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata. Kami berharap para peserta yang datang dapat menjadi duta promosi yang menceritakan pengalaman mereka selama berada di Gorontalo kepada keluarga, teman, maupun masyarakat di daerah asalnya,” katanya.

Romi menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas pendukung di kawasan wisata agar mampu memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

Baca Juga :  Polisi Diduga Aniaya Mahasiswa UNG, BEM Geram dan Lapor ke Polda

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pengalaman berkunjung yang positif sehingga mendorong wisatawan kembali datang di masa mendatang.

“Dengan semakin banyaknya kunjungan wisatawan, kami optimistis sektor pariwisata akan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran peserta PENAS yang mengunjungi berbagai destinasi wisata menjadi bukti bahwa Gorontalo memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai tujuan wisata unggulan di Indonesia,” tambahnya.

Selain Hiu Paus, sejumlah destinasi wisata lainnya di Gorontalo juga mulai ramai dikunjungi peserta PENAS.

Fenomena ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan event nasional tidak hanya berdampak pada sektor utama kegiatan, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta usaha masyarakat lokal secara lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed