Tabayyun.co.id, GORONTALO — Perkembangan menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Gorontalo yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei 2026 menunjukkan dinamika baru. Komposisi kandidat ketua yang sebelumnya terfokus pada sejumlah nama kini mulai berubah.
Aldi Andalan Uloli dan Andi Ilham sebelumnya lebih dulu mengemuka sebagai figur potensial. Keduanya dikenal memiliki jaringan dan dukungan kuat di kalangan pelaku usaha lokal.
Namun, munculnya Fauzan Fadel Muhammad menghadirkan warna baru dalam kontestasi. Figur muda ini mulai diperhitungkan sebagai alternatif dalam perebutan posisi Ketua Kadin Gorontalo.
Kehadiran Fauzan dinilai memberi perspektif berbeda. Selain membawa semangat generasi muda, ia juga dianggap mampu merepresentasikan kebutuhan akan pembaruan dalam organisasi.
Situasi ini membuat persaingan semakin terbuka. Kontestasi yang awalnya diperkirakan hanya diisi tokoh senior kini berkembang menjadi lebih kompetitif dengan hadirnya kandidat baru.
Musprov Kadin Gorontalo sendiri menjadi forum penting dalam menentukan arah organisasi ke depan, khususnya dalam menghadapi tantangan ekonomi daerah serta mendorong penguatan sektor usaha lokal.
Saat dikonfirmasi Selasa (24/03/26), Fauzan menyampaikan bahwa dirinya belum mengambil keputusan final terkait pencalonan. Ia mengaku dorongan untuk maju datang dari berbagai kalangan.
Fauzan Fadel Muhammad mengungkapkan jika motivasinya maju sebagai salah satu calon Kadın berkat dorongan teman-teman yang ada di Gorontalo termasuk teman-teman Kadin,Lamahu, dan Organisasi profesi lainya.
Bahkan media sempat menyingung jika kedua calon Aldi dan Andi merupakan lawannya, Fauzan menjawab jika mereka berdua juga kawannya di HIPMI. Ia menegaskan bahwa hubungan dengan kandidat lain tetap terjalin baik.
Sebagai Wakil Ketua Umum bidang pertambangan, kehutanan, dan lingkungan hidup Kadin Gorontalo, Fauzan menyatakan saat ini masih fokus pada penguatan ekonomi daerah.
Ia menilai pengembangan UMKM menjadi salah satu prioritas utama, agar pelaku usaha lokal mampu meningkatkan skala dan daya saing. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah.
“Yang menjadi fokus Saya juga, bagaimana bisa berhubungan baik dengan pemerintah Daerah dan pusat.” jelas Fauzan.
Meski begitu, ia kembali menegaskan bahwa keputusan untuk maju masih dalam tahap pertimbangan.
“Maju tidaknya dalam bursa calon Kadin, Saya masih pertimbangkan.termsuk harus mendengarkan saran dari senior-senior Kadın Gorontalo, jangan sampai kita melangkahi senior-senior Kadın di Gorontalo, jadi masih butuh diskusi lah,” kata Fauzan.
Ia kembali menekankan pentingnya kontribusi nyata bagi daerah, khususnya dalam mendukung pelaku UMKM.
“Pada prinsipnya, bagi Saya bagaimana kita harus memberikan kontribusi nyata bagi Daerah,baik pelaku UMKM agar bisa naik kelas,” tegas Fauzan.
Di akhir, Fauzan berharap pelaksanaan Musprov berjalan sesuai aturan organisasi yang berlaku.
“Baik secara aturan, Ad/Art karena ini adalah organisasi profesi jangan sampai kita sebagai pengurus melanggar. Artinya, bagi Saya Sami’na wa atho’a bismillah Musprov Kadin Gorontalo sukses,” pungkasnya.







