Tabayyun.co.id, Gorontalo – DPRD Kota Gorontalo menggelar rapat paripurna istimewa dengan agenda pemberian penghargaan kepada Adhan Dambea atas kontribusinya dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Penghargaan bertajuk Bapak UMKM itu diserahkan dalam sidang resmi yang berlangsung di Aula Kantor DPRD Kota Gorontalo, Kamis (19/02/2026). Forum tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kebijakan dan langkah strategis pemerintah kota dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.
Dalam sidang tersebut, Adhan dinilai sebagai tokoh sentral yang mendorong kebangkitan UMKM di Kota Gorontalo. Berbagai program penguatan kapasitas pelaku usaha kecil disebut menjadi fondasi terbentuknya ekosistem usaha yang lebih tangguh.
Rapat paripurna dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, Plh Sekda Iskandar Moerad, jajaran asisten dan staf ahli, pimpinan OPD, serta camat dan lurah se-Kota Gorontalo.
Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, hadir mewakili Wali Kota Adhan dalam agenda tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan lembaga legislatif.
Ia menilai penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, tetapi menjadi tanggung jawab moral untuk terus memperkuat sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Gorontalo, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD serta semua pihak yang terus bersinergi dalam membangun daerah,” ujarnya.
Menurut Indra, capaian di sektor UMKM tidak terlepas dari kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan DPRD dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha kecil.
Ia menekankan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi lokal, terutama dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Ke depan, Pemerintah Kota Gorontalo berkomitmen memperluas pembinaan dan pendampingan usaha, mempermudah akses pembiayaan, memperluas jaringan pemasaran, hingga mempercepat digitalisasi produk lokal agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi energi baru bagi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan berkembang, sejalan dengan arah pembangunan daerah yang inklusif serta berkelanjutan.








