Grib Jaya Gorontalo Tegaskan Status Rival Kidamu yang Sudah Nonaktif Sejak 21 Oktober 2025

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Grib Jaya Provinsi Gorontalo menegaskan bahwa Rival Kidamu tak lagi menjadi bagian dari organisasi besutan Hercules tersebut.

Pencabutan mandat Rival beserta dua pengurus lain tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 011/DPD/GRIB-JAYA/PG/X/2025 yang diterbitkan pada 21 Oktober 2025.

Dalam keputusan itu, DPD Grib Jaya Gorontalo menilai kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bone Bolango di bawah Rival Kidamu, Rahmat Jaya Katili, dan Mohamad Qudrat Malapu tidak menjalankan tugas organisasi sebagaimana mestinya.

Disebutkan pula bahwa hasil evaluasi internal menunjukkan ketiganya tidak aktif serta tidak mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Karena itu, DPD Grib Jaya mencabut mandat kepengurusan mereka dan menugaskan pelaksana sementara hingga terbentuk pengurus baru.

Baca Juga :  Mantan Pengurus Dorong Penunjukan Caretaker Kadin Gorontalo

Sekretaris Bidang Organisasi DPD Grib Jaya Gorontalo, Vegry Sangkoy, menyayangkan sikap Rival yang masih menggunakan nama Grib untuk melontarkan kritik terhadap Ketua DPD Grib Jaya, Andi Ilham.

“Bagaimana mau dilantik, yang bersangkutan saja tidak menjalankan amanah Ad/ART Grib Jaya. Dimana sebelum dilantik harus dibentuk kepengurusan dulu,” jelas Egi, sapaan akrab Vegry, Selasa (11/11/2025).

Egi juga mengingatkan agar Rival berhenti mengatasnamakan Grib Jaya karena statusnya sudah diberhentikan sejak awal Oktober.

Baca Juga :  Belum Dimulai Panitia GHM Dinilai Gagal, LSM Jaman Minta Gubernur Copot Danial Ibrahim Dari Kadispora

“Saya rasa SK sudah jelas. Rival sudah diberhentikan sejak 21 oktober 2025,” ujarnya.

Sebelumnya, Rival sempat menilai langkah Ketua DPD Grib Jaya Gorontalo, Andi Ilham untuk maju Calon Ketua Umum Kadin Gorontalo, terlalu terburu-buru dan mencerminkan kepemimpinan yang belum matang. Ia menyebut kepengurusan DPC Bone Bolango belum dilantik dan belum ada kejelasan dari pengurus provinsi.

“Kami di Bone Bolango saja belum dilantik sampai hari ini. Mengurus Grib belum selesai, tapi sudah mau mencalonkan diri jadi Ketua Kadin. Ini aneh dan memalukan,” ujar Rival tegas.

Baca Juga :  Baznas RI dan Lakpesdam PWNU Gorontalo Adakan Pelatihan Bahasa Isyarat Al-Qur’an untuk Disabilitas Rungu

Menanggapi itu, Egi menilai pernyataan Rival menunjukkan ketidaktahuannya terhadap mekanisme organisasi. Ia menegaskan, bukan hanya Bone Bolango yang direstrukturisasi, tetapi juga sejumlah kabupaten lain yang tidak aktif.

“Perintah jelas, jika tidak dijalankan amanah organisasi maka DPD Grib Jaya Gorontalo mengambil sikap,” tandasnya.

Egi menambahkan, di bawah kepemimpinan Andi Ilham, Grib Jaya Gorontalo fokus membangun kontribusi positif bagi daerah.

“Kita fokus pada kemajuan daerah, jadi tolong jangan merusak nama baik Grib Jaya Gorontalo,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *