Tabayyun.co.id, GORONTALO, – Pemerintah Provinsi Gorontalo memulai pekerjaan perluasan apron dan pembangunan taxiway di Bandar Udara Djalaludin, Jumat (20/02/2026). Proyek ini menjadi langkah awal mendukung realisasi embarkasi haji penuh Provinsi Gorontalo.
Ground breaking dibuka langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan tersebut sekaligus menandai komitmen pengembangan infrastruktur penerbangan di daerah
.
Kepala Bandara Djalaludin Gorontalo, Joko Harjani, ST., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan jika momentum proyek strategis hari ini bertepatan juga dengan 100 hari kepemimpinan kepala Daerah Gusnar-Idah.
Dalam penjelasannya, pengembangan difokuskan pada kesiapan operasional pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777 dengan kapasitas hingga 415 penumpang. Saat ini, bandara melayani pesawat Boeing 737-900 dengan kapasitas sekitar 213 penumpang.
Dengan hadirnya apron baru dan taxiway tambahan, kapasitas layanan diproyeksikan meningkat hingga 100 persen. Runway yang ada dinilai sudah mencukupi untuk operasional pesawat berbadan lebar tanpa perlu perpanjangan signifikan.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan rekondisi alat bantu pendaratan untuk meningkatkan presisi, terutama saat cuaca berkabut pada pagi hari. Tahapan lanjutan ditargetkan rampung secara bertahap hingga 2026, seiring dukungan anggaran yang telah disiapkan.
Pengembangan ini diharapkan memperkuat posisi Gorontalo sebagai embarkasi haji penuh, sehingga jemaah tidak lagi bergantung pada daerah lain untuk proses keberangkatan.







