Tabayyun.co.id, OLAHRAGA- JAKARTA – Produsen apparel olahraga asal Spanyol, Kelme, resmi memperkenalkan jersey terbaru untuk Timnas Indonesia. Peluncuran dilakukan di Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis, 12 Maret 2026.
Jersey tersebut akan digunakan oleh tim nasional sepak bola dan futsal Indonesia mulai tahun ini. Peluncuran juga menandai dimulainya kerja sama antara Kelme dan PSSI sebagai penyedia apparel resmi timnas hingga 2030.
Acara perkenalan jersey dihadiri sejumlah petinggi PSSI, di antaranya Ketua Umum Erick Thohir, Sekretaris Jenderal Yunus Nusi, serta anggota Komite Eksekutif Arya Sinulingga. Turut hadir pula pelatih timnas Indonesia John Herdman dan pelatih timnas U-17 Kurniawan Dwi Yulianto.
Dalam peluncuran tersebut, Kelme memperkenalkan beberapa varian jersey, mulai dari jersey kandang, tandang, timnas putri, hingga jersey kiper untuk laga kandang dan tandang.
Untuk jersey kandang, Kelme menggunakan dominasi warna merah pada kaus, celana, dan kaus kaki. Sementara itu, jersey tandang tampil dengan warna putih sebagai warna utama. Adapun jersey kiper disiapkan dalam dua pilihan warna, yakni hijau untuk laga kandang dan biru untuk laga tandang.
CEO Kelme Kevin Wijaya mengungkapkan desain jersey tandang terinspirasi dari motif batik parang yang dipadukan dengan sentuhan modern agar tetap mencerminkan identitas Indonesia.
“Yang away mengambil inspirasinya sebenarnya dari motif batik parang. Tapi kami kembangkan lagi supaya tetap ada nuansa tradisional dan juga modern,” kata Kevin saat ditemui pada acara peluncuran tersebut.
Sementara itu, desain jersey kandang mengambil inspirasi dari seragam timnas Indonesia yang digunakan pada 1999. Elemen percikan merah-putih pada desain tersebut disebut sebagai simbol semangat nasionalisme sekaligus penghormatan terhadap desain klasik tim nasional.
Kevin menjelaskan proses desain jersey melibatkan kolaborasi antara tim desain Kelme dan PSSI. Sejumlah penyesuaian juga dilakukan agar desain yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan tim nasional.
“Dari tim federasi juga berusaha mendapatkan informasi dari data sebelumnya, apa yang harus dikembangkan dan apa yang jangan sampai diulang lagi,” ujarnya.
Selain aspek desain, Kelme juga memperhatikan faktor teknis seperti kenyamanan pemain saat bertanding. Menurut Kevin, pelatih timnas Indonesia John Herdman turut memberikan masukan terkait kualitas material jersey.
Ia menyebut Herdman menekankan pentingnya bahan yang ringan, memiliki sirkulasi udara baik, serta nyaman digunakan selama pertandingan berlangsung.
Herdman yang hadir dalam acara peluncuran juga memberikan penilaiannya terhadap desain jersey tersebut.
“Jersey ini bagus. Ada batik di jersey putih sebagai identitas tradisional. Menurut saya, hal ini bisa membantu pemain timnas Indonesia memahami yang mereka wakili,” kata Herdman.
Ia juga menilai warna merah pada jersey kandang mencerminkan karakter kuat yang dimiliki tim nasional Indonesia.
“Warna merah itu sempurna. Itu menjelaskan siapa kita. Kita adalah negeri yang kuat dengan warna yang kuat pula,” ujarnya.
Kelme memasarkan jersey terbaru tersebut dalam dua versi, yakni player issue dengan harga sekitar Rp 1,45 juta dan replica issue sekitar Rp 749 ribu.
Para suporter dapat membeli jersey tersebut dalam festival peluncuran yang digelar di kawasan SUGBK hingga 15 Maret 2026. Jersey baru itu dijadwalkan menjalani debut saat Timnas Indonesia tampil pada ajang FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada akhir Maret 2026.









