Pilolodaa Diusulkan Jadi Kota Karawo, Indriani Dunda: NasDem Siap Dorong Lewat Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo

Tabayyun.co.id, KOTA GORONTALO — Aspirasi warga Kelurahan Pilolodaa, Kecamatan Kota Barat, mencuat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Indriani Dunda. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menginginkan wilayah mereka dijadikan sebagai Kota Karawo.

“Kita tahu bersama Karawo sudah mendunia, dan ini ada di Kelurahan kita. Apakah kami bisa mengusulkan Kelurahan ini menjadi Kelurahan Karawo,” ujar salah satu warga saat menyampaikan aspirasi dalam reses yang digelar Jumat (24/10/2025).

Menurut warga, setiap kelurahan semestinya memiliki ciri khas atau ikon tersendiri agar lebih dikenal luas, bahkan hingga ke luar daerah.

Baca Juga :  Golkar Kota Gorontalo Buka Tahun 2026 dengan Pasar Murah Bersubsidi bagi Warga

“Kami juga berharap, ada tempat wadah yang bisa membantu dan menampung kami untuk melakukan kreativitas Karawo,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Indriani Dunda, legislator dari Partai NasDem yang juga menjabat Ketua Fraksi DPRD Provinsi Gorontalo, menyatakan dukungannya. Ia menjelaskan bahwa rencana tersebut dapat direalisasikan melalui kolaborasi lintas instansi.

“Akan tetapi, ada di Dinas terkait yang bisa menaungi apa yang menjadi keinginan ibu-ibu, termasuk Pemerintah Provinsi yakni Dinas Pariwisata memiliki anggaran untuk pengembangan Karawo,” jelas Indriani.

Baca Juga :  Wawali: SMA Negeri 3 Gorontalo Banyak Lahirkan SDM Unggul

Ia menambahkan bahwa dirinya siap membicarakan hal itu lebih lanjut dengan pihak terkait.

“Kebetulan, saya di Komisi II bermitra dengan mereka (Pariwisata), maka saya akan coba bicarakan,” ujarnya.

Indriani juga menyebutkan bahwa Ketua DPW NasDem Gorontalo, Rachmat Gobel, memiliki perhatian besar terhadap pelestarian Karawo.

“Kebetulan, Kakak RG sering mempromosikan Karawo sampai ke Negeri Tirai Bambu Jepang,” ungkapnya.

Karena itu, Indriani berjanji akan menyampaikan usulan warga tersebut langsung kepada Rachmat Gobel agar ide menjadikan Pilolodaa sebagai Kelurahan Karawo dapat diwujudkan.

Baca Juga :  Kota Gorontalo Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan H.B. Jasin Mulai 27 Oktober

“Oleh karena itu, Insya Allah ini juga saya akan bicarakan dengan Kakak RG, bagaimana Pilolodaa bisa dicetuskan menjadi Kelurahan Karawo,” tutur Indriani.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa kondisi efisiensi anggaran saat ini membatasi banyak program pembangunan.

“Untuk tahun ini memang benar-benar bisa dirasakan efek dari efisiensi anggaran, yang bisa kami lakukan adalah bagaimana bisa memperjuangkan UMKM untuk masyarakat di tengah-tengah efisiensi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *