Tabayyun.co.id, Gorontalo — Keluhan terkait belum meratanya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat dalam kegiatan reses Anggota DPRD PRovinsi Gorontalo, Indriani Dunda. Selasa (28/10?/25) di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingni,Kota Gorontalo.
Dalam pertemuan yang berlangsung, Warga meminta agar pemerintah daerah lebih memperhatikan pemerataan program tersebut. Mereka menilai, MBG sangat membantu anak-anak dalam meningkatkan semangat belajar dan memperbaiki asupan gizi di sekolah.
“Saya melihat, di Kecamatan Dungingi tidak ada Dapur MBG, apakah sekolah yang ada di sekitar sini tidak mendapatkan program MBG?” ujar seorang warga yang hadir dalam kegiatan reses itu.
Menanggapi aspirasi tersebut, Indriani menyampaikan bahwa masukan masyarakat akan menjadi bahan penting untuk disampaikan kepada pemerintah daerah khususnya ke Wali Kota Gorontalo.
“Program makan bergizi gratis ini adalah langkah baik untuk mendukung kesehatan dan pendidikan anak-anak. Namun, kami juga melihat masih ada sekolah yang belum tersentuh, sehingga perlu pendataan ulang agar program ini benar-benar merata,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPRD akan mendorong pemerintah agar melakukan evaluasi pelaksanaan MBG di seluruh sekolah, terutama di wilayah Kota Barat. Tujuannya, agar seluruh siswa di Gorontalo dapat memperoleh manfaat yang sama tanpa ada kesenjangan antarwilayah.
Selain persoalan MBG, masyarakat juga menyampaikan sejumlah masalah lain dalam reses tersebut, seperti kondisi persoalan sampah.









