Tabayyun.co.id, GORONTALO – Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo menggelar Wisuda ke-IV untuk program sarjana dan sarjana terapan tahun 2025, Kamis (23/10/2025), di Hulontalo Ballroom, Kota Gorontalo.
Rektor UNU Gorontalo, Prof. Dr. H. Lahaji, M.Ag., mengungkapkan bahwa hingga saat ini kampus telah meluluskan lebih dari 600 mahasiswa, termasuk 240 wisudawan pada periode kali ini.
Momentum wisuda tersebut menjadi refleksi bagi universitas dalam memperkuat komitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental dan spiritualitas yang tangguh.
Dalam sambutannya, Lahaji berpesan agar para lulusan tetap menjunjung tinggi nama baik kampus dan terus berperan aktif di tengah masyarakat.
“Jaga nama baik alma mater. Berkiprah di masyarakat bagi yang mampu, bahkan yang masih berenergi untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi,” pesannya.

Selain prosesi wisuda, acara juga diwarnai dengan pemberian sejumlah penghargaan. Salah satunya kepada orang tua yang mempercayakan lebih dari satu anaknya untuk menempuh pendidikan di UNU Gorontalo.
“Saya menghargai dan memberi penghargaan apresiasi kepada orang tua wisudawan yang percayakan ke UNU Gorontalo yang anaknya luar biasa dua orang sekaligus wisuda hari ini,” ungkapnya.
Tak hanya itu, penghargaan turut diberikan kepada mahasiswa yang aktif di media sosial dengan konten positif, serta dosen dan tenaga kependidikan yang telah mengabdi selama tujuh tahun.
“Ada satu orang juga yang kontennya luar biasa viral, tapi dari tenaga kependidikan,” ujarnya.
Lahaji menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di UNU Gorontalo tidak hanya difokuskan pada aspek akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan etika.
“Menurut saya, 80 persen itu adalah sikap mental. Yang 20 persen hanya berkisar kepada intelektualnya, tetapi kalau mental spiritualnya bagus, saya kira luar biasa,” tegasnya.
UNU Gorontalo berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman dan mendorong generasi muda menciptakan konten positif yang mencerminkan nilai-nilai pendidikan serta nama baik institusi.






