Tabayyun.co.id, Gorontalo — Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) terus memperkuat perannya dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah seiring usia kampus yang telah memasuki 12 tahun 7 bulan. Memasuki fase pengembangan kedua, UMGO menargetkan capaian akreditasi yang lebih baik pada 2026 sebagai bagian dari transformasi menuju excellent university.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-XXII Program Magister, Profesi, dan Sarjana UMGO yang digelar di Gedung Serbaguna David Bobihoe Akib. Wisuda kali ini tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah UMGO dengan jumlah lulusan mencapai 430 orang. Selasa (23/12/25) di Gedung serbaguna David Bobihoe Akieb.
Rektor UMGO, Prof. Dr. Abd. Kadim Masaong, M.Pd., menyebut momentum wisuda menjadi bagian strategis dalam menyiapkan kampus menghadapi akreditasi perguruan tinggi pada 2027. Ia menegaskan, fase pengembangan 2026–2030 difokuskan pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola institusi.
Saat ini, UMGO membina tujuh fakultas dan satu program pascasarjana, meliputi Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Kesehatan, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Sains dan Ilmu Komputer, Psikologi, Agama Islam, Kedokteran, serta Pascasarjana. Fakultas Kedokteran menjadi salah satu motor pengembangan, ditopang gedung lima lantai dan fasilitas anatomi yang disebut unggul di kawasan timur Indonesia.

Dari sisi sumber daya manusia, UMGO memiliki 245 dosen dengan 48 doktor dan 32 dosen yang sedang menempuh pendidikan doktoral. Pada 2028, kampus ini menargetkan peningkatan jumlah doktor dan guru besar guna menopang mutu akademik dan riset.
Selain penguatan akademik, UMGO juga mengembangkan program asrama sebagai ciri khas pembinaan mahasiswa. Program ini dirancang untuk memperkuat karakter, keimanan, kedisiplinan, serta growth mindset mahasiswa agar siap bersaing di dunia kerja dan kehidupan sosial.
Dalam beberapa tahun terakhir, mahasiswa UMGO mencatatkan prestasi di tingkat regional dan nasional. Sementara itu, alumni kampus ini telah mampu bersaing di pasar kerja internasional, termasuk di Jepang, Korea, Jerman, dan sejumlah negara Timur Tengah.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan dan Olahraga, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya keseimbangan antara capaian akademik dan karakter. Menurutnya, keberhasilan lulusan tidak hanya ditentukan oleh indeks prestasi, tetapi juga sikap, akhlak, dan kemampuan bersosialisasi di masyarakat.
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, UMGO menegaskan komitmennya untuk menjawab kepercayaan masyarakat dan orang tua mahasiswa, sekaligus mempersiapkan generasi muda Gorontalo yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.






