TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO, – Animo masyarakat memanfaatkan momentum relaksasi perpajakan di Gorontalo terbilang tinggi. Sebanyak 900 pemohon tercatat langsung mendaftarkan diri pada pembukaan Program Pembebasan Pokok dan Denda Pajak Kendaraan Bermotor serta Apresiasi Wajib Pajak Taat, Senin (10/8/2026).
Legislatif menyambut positif inisiatif Pemerintah Provinsi Gorontalo yang kini telah memposisikan Bapenda sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) mandiri. Perubahan kelembagaan ini diharapkan mendongkrak efektivitas dan transparansi penarikan kas daerah.
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Mikson Yapanto menegaskan, struktur baru tersebut membawa tanggung jawab besar terhadap pencapaian target fiskal yang sudah ditetapkan.
“Bapenda wajib memberikan kontribusi PAD yang optimal sesuai target yang telah kita sepakati bersama,” tegas Mikson saat hadir mewakili Ketua DPRD Gorontalo, Senin.
Di samping meminta warga tidak melewatkan momentum pembebasan denda kendaraan bermotor ini, Komisi II menggarisbawahi pentingnya diversifikasi sumber penerimaan daerah. Mikson mengingatkan Bapenda agar lebih proaktif menyisir potensi di luar otomotif, semisal pajak pemanfaatan air permukaan dan sektor alat berat.
DPRD Provinsi Gorontalo memastikan bakal terus memperketat pengawasan kinerja penerimaan daerah guna mengawal realisasi anggaran pembangunan demi kepentingan masyarakat luas.







