Adhan Dambea Tegaskan Kepemimpinan Inklusif, Takbiran Keliling Siap Digelar Kembali

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa kepemimpinannya tidak berpihak pada satu golongan tertentu. Ia menyatakan dirinya hadir sebagai pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun etnis.

Menurut Adhan, pemerintah kota berkewajiban memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh semua warga, termasuk umat Kristiani, umat Buddha, serta etnis Tionghoa.

Ia menyebut prinsip inklusivitas sebagai pijakan utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Baginya, keberagaman di Kota Gorontalo harus dirawat sebagai kekuatan bersama.

Baca Juga :  Kebijakan Satu Arah di Jalan H.B. Yasin dan Agus Salim Kota Gorontalo Tuai Protes Warga

Dalam kesempatan tersebut, Adhan juga mengumumkan rencana menghidupkan kembali tradisi malam takbiran keliling pada Idulfitri mendatang. Kegiatan itu sempat lama tidak digelar di Kota Gorontalo.

Ia berharap momentum takbiran keliling dapat menjadi ruang kebersamaan lintas elemen masyarakat sekaligus mempererat hubungan antarumat beragama.

Menurut Adhan, Kota Gorontalo selama ini dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi yang baik dibanding sejumlah wilayah lain. Hal itu, katanya, harus terus dijaga melalui kebijakan yang adil dan terbuka.

Baca Juga :  Penjual Kopi Dilarang Berjualan di Halaman Bank Mega Gorontalo, Warga Soroti Kebijakan

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan berbagai agenda keagamaan di daerah mendapat dukungan penuh dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sebagai bentuk sinergi dalam menjaga stabilitas sosial.

Pemerintah memperkirakan partisipasi masyarakat pada malam takbiran keliling nanti cukup tinggi. Jumlah peserta diprediksi bisa mencapai sekitar 10.000 orang, termasuk warga dari Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, hingga Boalemo.

Baca Juga :  Fikram Salilama Imbau Warga Gorontalo Tak Rayakan Akhir Tahun Berlebihan, Petasan Dilarang di Area Ramai

Selain memperkuat silaturahmi, kegiatan berskala besar tersebut diyakini berdampak positif terhadap perekonomian lokal. Aktivitas warga yang meningkat dinilai mampu mendongkrak pendapatan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi acara.

Dengan rencana tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo berharap semangat persatuan dan toleransi dapat terus tumbuh seiring dengan pergerakan ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *