Apresiasi Langkah Wali Kota : Dari Lapak Kopi, Aldi Uloli Gaungkan Spirit Enterpreneur Muda Gorontalo

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Calon Ketua Kadin Provinsi Gorontalo, Aldi Andalan Uloli, memilih cara sederhana untuk berinteraksi dengan masyarakat. Bukan di ruang pertemuan mewah, melainkan di deretan lapak kopi tempat para pelaku UMKM muda menyalakan semangat wirausaha mereka. Rabu,05/11/25 di Depan Pasar Sentral Kota Gorontalo.

Dalam suasana santai namun penuh makna, Aldi berbincang dengan sejumlah pengusaha muda lokal. Ia mendengarkan berbagai kisah tentang perjuangan, ide, hingga tantangan yang mereka hadapi di dunia bisnis. Dari pertemuan itu, tampak komitmennya untuk membangun ekonomi dari akar rumput.

“Saya tidak datang dengan tangan kosong. Ketika nanti saya diberi amanah menjadi Ketua Kadin, saya akan dorong pelatihan-pelatihan bagi pelaku UMKM. Karena jadi entrepreneur itu butuh daya tahan, pengetahuan, dan semangat untuk bersaing,” ujar Aldi dengan ekspresi optimis.

Baca Juga :  Jelang Musprov, Muhalim Litty dan Aldi Uloli Diprediksi Berebut Kursi Ketua Kadin : Aturan ART Jadi Penentu

Aldi menilai, perkembangan dunia usaha kini bergerak begitu cepat. Karena itu, pendekatan konvensional perlu dilengkapi dengan strategi modern berbasis digitalisasi.

“Sekarang jamannya sudah berubah. Anak muda Gorontalo harus bisa jualan secara online. Digitalisasi itu kunci agar usaha mereka naik kelas,” tambahnya.

Selain berdiskusi dengan para pelaku UMKM, Aldi juga menyampaikan apresiasinya kepada Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea atas inovasi penataan Pasar Sentral dan kawasan Jalan Panjaitan. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga memicu semangat baru di kalangan anak muda untuk berani memulai usaha.

Baca Juga :  Ikut Pengaderan Mapala, Mahasiswa UNG Asal Muna Tutup Usia

“Dari sini, (Pasar Sentral, Nawar, Andalas, Tanggidaa dan Pasar Bunga) semangat wirausaha anak-anak muda Gorontalo akan tumbuh dan membesar. Menurut hemat saya, jadi pengusaha itu tidak harus menunggu modal besar. Yang penting bergerak dulu, mulai dengan apa yang ada. Rugi atau untung itu bagian dari perjalanan. Yang terpenting, motorik dan mental mereka terlatih sejak muda,” ujar Aldi dengan nada tegas namun hangat.

Ia menambahkan, tidak semua orang mungkin akan menjadi pengusaha besar, namun pengalaman membangun usaha sejak dini akan melatih daya juang dan menumbuhkan mental tangguh.

Baca Juga :  Jasin Mohammad: Dari Jagung ke Ayam Terintegrasi, Arah Baru Industri Perunggasan

“Setidaknya mereka punya jiwa enterpreneur, punya daya juang. Dan saya lihat Walikota Adhan Dambea punya semangat yang sama memberi ruang bagi anak anak muda, dan saya sangat mengapresiasi,” lanjutnya.

Menjelang akhir pertemuan, suasana makin hangat. Para pelaku UMKM tampak antusias dengan perhatian yang diberikan. Aldi pun menutup dengan pesan inspiratif yang menggambarkan pandangannya tentang peran UMKM bagi daerah.

“UMKM bukan sekadar jualan kecil, mereka adalah jantung ekonomi Gorontalo. Dan tugas kita adalah memastikan detaknya makin kuat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *