Tabayyun.co.id, Kota Gorontalo — Ratusan warga Kelurahan Limba U2, Kecamatan Kota Selatan, tampak antusias menghadiri kegiatan reses masa persidangan pertama tahun 2025–2026 yang digelar oleh Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Muslimin, Jumat (24/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung akrab tersebut turut dihadiri perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, yang ikut mendengarkan langsung beragam usulan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan warga sebagian besar berkaitan dengan bantuan sosial dan ekonomi, seperti dukungan untuk UMKM, Program Keluarga Harapan (PKH), beasiswa pendidikan, serta akses data BPJS Kesehatan.
Aspirasi Diserap, Solusi Dicarikan
Menanggapi berbagai masukan warga, Hamzah memastikan seluruh aspirasi akan diperjuangkan di DPRD Provinsi dan dikoordinasikan dengan instansi terkait agar mendapatkan tindak lanjut yang konkret.
“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami tindaklanjuti. Kami ingin memastikan bahwa program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Hamzah Muslimin.
Menurutnya, setiap persoalan yang disampaikan masyarakat perlu segera dipetakan agar tidak hanya berhenti pada tahap pendataan, tetapi juga menghasilkan langkah nyata dari pemerintah daerah.
Reses Jadi Wadah Aspirasi Langsung
Hamzah menegaskan, kegiatan reses bukan sekadar kewajiban rutin anggota dewan, melainkan tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat dan mendengar langsung kondisi yang mereka alami.
“Reses ini adalah waktu bagi kami untuk turun ke masyarakat, mendengar keluhan, serta memastikan apa yang menjadi kebutuhan di lapangan bisa diperjuangkan melalui kebijakan daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, momentum reses juga menjadi sarana penting untuk mengevaluasi pelaksanaan berbagai program pembangunan dan bantuan sosial agar lebih tepat sasaran serta memberikan manfaat luas bagi warga.
Wujud Komitmen DPRD untuk Masyarakat
Reses di Kelurahan Limba U2 ini memperlihatkan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam menyampaikan persoalan di lingkungannya. Hamzah pun berkomitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui kebijakan daerah yang berpihak kepada rakyat kecil.
Bagi Hamzah, kegiatan seperti ini bukan hanya tentang mendengar, tetapi juga memastikan hasilnya sampai ke tahap implementasi kebijakan di tingkat provinsi.












