Aula Bupati Disulap Jadi Kelas Raksasa, Kajati Gorontalo Didik Ratusan Siswa Soal Hukum

Tabayyun.co.id, BONE BOLANGO — Suasana Ruang Lupa Lelah di Kantor Bupati Bone Bolango tampak berbeda pada Kamis (16/4/2026) pagi. Ratusan siswa SMA memenuhi ruangan yang biasanya digunakan untuk rapat pejabat, namun kali ini berubah menjadi ruang belajar dalam program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Riyono, dan Bupati Bone Bolango, Ismet Mile.

Program ini membawa misi membentuk generasi muda yang melek hukum sebagai bekal menghadapi masa depan.

Dalam sambutannya, Kajati Gorontalo mengapresiasi inovasi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango yang memfasilitasi kegiatan edukasi hukum di pusat pemerintahan daerah.

Baca Juga :  Tuntut Infrastruktur, Warga Pinogu Desak Pemerintah Penuhi Hak Dasar

“Mungkin kalau disurvei se-Indonesia, baru kali ini Aula Bupati menjadi sekolah selama beberapa jam. Ini adalah komitmen nyata bahwa pemerintah tidak hanya mengejar kesejahteraan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan mental dengan membentuk generasi taat hukum,”ujar Kajati, Riyono.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman hukum sejak dini melalui jargon utama program tersebut.

“Kenali Hukum, Jauhkan Hukuman”.

Menurutnya, pengetahuan hukum menjadi modal penting agar pelajar mampu menata masa depan tanpa tersandung persoalan hukum.

Baca Juga :  Belatung di Menu MBG, Kenapa Warga yang Malah Minta Maaf?

Suasana semakin cair ketika Riyono menceritakan kedekatannya dengan Bone Bolango. Ia mengaku pernah menjelajahi sejumlah wilayah, mulai dari Suwawa Timur hingga Air Terjun Lombongo dengan bersepeda bahkan berjalan tanpa alas kaki.

Cerita itu disampaikan sebagai pesan bahwa kekuatan fisik dan kejernihan pikiran perlu berjalan seimbang.

Selain itu, Kajati juga mengajak para siswa memaknai lagu-lagu daerah Gorontalo sebagai media penyampaian pesan moral dan nilai kehidupan.

Sementara itu, Bupati Bone Bolango Ismet Mile mengaku kagum terhadap stamina dan dedikasi Kajati Gorontalo.

Baca Juga :  Karang Taruna Meranti Kritik Desakan Pencopotan Camat Tapa, Nilai KNPI Minim Peran Nyata

“Pak Kajati ini luar biasa. Saya yang sudah belasan tahun memimpin di sini saja kalah soal jelajah wilayah. Beliau sudah sampai kemana-mana dengan jalan kaki. Adik-adik harus mencontoh ini, menjadi manusia yang sehat, kuat, dan berintegritas,”tutur Ismet Mile.

Ia berharap para siswa tidak hanya menyerap materi hukum, tetapi juga menerapkan pesan yang disampaikan, terutama terkait bahaya narkoba dan pentingnya integritas.

“Kehadiran beliau adalah kehormatan. Mari kita dengarkan arahannya agar kita semua selamat dunia dan akhirat,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *