Aznan Nadjamudin Tegaskan Pancasila Harus Hadir dalam Kehidupan

TABAYYUN.CO.ID, BONE BOLANGO — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk kembali menguatkan nilai persatuan dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bone Bolango, Aznan Nadjamudin, mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak cukup hanya dilakukan melalui seremoni tahunan.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila perlu diterapkan dalam aktivitas pemerintahan maupun kehidupan masyarakat sehari-hari. Persatuan, gotong royong, keadilan dan kepedulian dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kebersamaan di tengah perbedaan.

Baca Juga :  PDI-P Gelar Psikotes Calon Ketua DPC Bone Bolango, Empat Nama Masuk Seleksi

“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan kita sehari-hari. Nilai persatuan, gotong royong, keadilan dan kepedulian harus menjadi bagian dari kehidupan kita,” tegas Aznan pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Bone Bolango yang digelar di Lapangan Alun-Alun, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga :  Tokoh Penambang Rakyat Suwawa Desak Kapolres Bonbol, Tindak Tegas Oknum Pembobol Police Line di Area Tambang

Aznan menilai perkembangan dinamika masyarakat membuat semangat persatuan semakin penting untuk terus dijaga. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat, kata dia, perlu ditempatkan sebagai bagian dari kekuatan bersama, bukan menjadi sumber perpecahan.

Ia juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Pemerintah, menurutnya, membutuhkan dukungan masyarakat serta keterlibatan berbagai elemen agar program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Ismet Mile Salurkan 45 Ton Benih Padi, Genjot Produksi dan Perkuat Ketahanan Pangan Bone Bolango

“Semangat Pancasila harus menjadi energi untuk terus bekerja, melayani masyarakat dan membangun daerah. Perbedaan bukan menjadi penghalang, tetapi menjadi kekuatan untuk bergerak bersama,” tandasnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Bone Bolango tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya berkaitan dengan sejarah bangsa, tetapi juga perlu diterapkan dalam kehidupan sosial, pemerintahan dan pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *