Berbeda dari Biasanya, Reses Indriani Dunda Diisi Pengajian dan Aspirasi Majelis Taklim

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Kota Gorontalo, Indriani Dunda, menggelar reses perdana masa sidang kedua tahun 2025–2026 dengan pendekatan yang berbeda dari sebelumnya. Kali ini, kegiatan reses difokuskan kepada ibu-ibu majelis taklim.

Jika pada umumnya reses menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat secara umum, Indriani justru memberi ruang khusus bagi kelompok majelis taklim. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat peran keagamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Meyke Camaru: Fokus Kami Adalah Keselamatan Masyarakat Sekitar Tambang

Pantauan di lapangan, kegiatan reses diawali dengan pengajian tasyakuran yang berlangsung di kediaman rumah pribadi Indriani Dunda. Acara tersebut digelar di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Senin (02/02/26).

Dalam sambutannya, Indriani yang juga menjabat Ketua Fraksi Nasdem DPRD Provinsi Gorontalo menekankan pentingnya majelis taklim sebagai wadah pembinaan umat, khususnya dalam mengumandangkan ayat-ayat suci Alquran menjelang bulan suci Ramadhan.

Baca Juga :  Generasi Muda Didorong Oleh Ketua DPRD Provinsi, Jadi Duta Donor Darah di Momentum HUT ke-80 PMI

“Belum lagi, kita sudah mendekati bulan suci Ramadhan terhitung tinggal berapa hari lagi. Dalam aspirasi tadi ibu-ibu majelis taklim menginginkan seragam muslim dan juga Alqur’an,” ujarnya.

Sejumlah majelis taklim turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Majelis Nurul Qolbi dan Iloheluma. Peserta berasal wilayah Kecamatan Kota Utara.

Apa yang dilakukan Indriani dinilai sejalan dengan program Pemerintah Kota Gorontalo, khususnya kebijakan Wali Kota Adhan Dambea yang mendorong pelaksanaan kegiatan mengaji selama bulan suci Ramadhan.

Baca Juga :  Rifli Katili Dorong Profesionalisme ASN dan PPPK di Sekretariat DPRD Gorontalo

Tak hanya menampung aspirasi, Indriani juga menyatakan komitmennya untuk membantu secara langsung pengadaan seragam muslim dan Alquran menggunakan dana pribadi sebelum Ramadhan tiba.

“Saya juga sangat paham dengan keadaan sekarang ditengah-tengah efisiensi. Maka insyaallah semua itu Saya yang tanggung,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *