Berjuang 7 Jam di Tebing Curam, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan di Alale

TABAYYUN.CO.ID, BONE BOLANGO — Kobaran api membakar lahan di kawasan perbukitan Desa Alale, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Minggu (6/9/2026).

Petugas gabungan harus berjibaku selama sekitar tujuh jam untuk memastikan api benar-benar padam. Kondisi medan menjadi salah satu tantangan karena titik api berada di kawasan gunung dengan akses sempit dan tebing yang curam.

Kebakaran pertama kali terlihat sekitar pukul 13.12 WITA. Selang beberapa waktu, Damkar Kabupaten Bone Bolango meminta bantuan satu unit kendaraan taktis (Rantis) Karhutla milik Direktorat Samapta Polda Gorontalo.

Baca Juga :  Bone Bolango Raih Penghargaan BKN, Bukti Reformasi ASN di Era Ismet Mile Berjalan Efektif

Personel Unit Pammat Dit Samapta kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 14.29 WITA. Sebelumnya, personel telah melakukan upaya pemadaman kebakaran di Desa Panggulo, Kecamatan Botupingge.

Direktur Samapta Polda Gorontalo KBP Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti, S.I.K., mengatakan pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan puluhan personel.

Total terdapat 25 personel Dit Samapta, empat personel BPBD Provinsi Gorontalo, dua personel Polsek Suwawa, serta tiga personel Bid Humas Polda Gorontalo yang diterjunkan ke lokasi.

Baca Juga :  Tokoh Penambang Rakyat Suwawa Desak Kapolres Bonbol, Tindak Tegas Oknum Pembobol Police Line di Area Tambang

“Objek yang terbakar berupa lahan di atas gunung yang ditumbuhi rumput liar dan pepohonan bambu. Kendala di lapangan berupa akses jalan sempit dan lokasi titik api berada di pinggir tebing yang cukup curam,” jelas KBP Satrya

Upaya pemadaman sempat membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.44 WITA.

Namun, sekitar pukul 16.33 WITA, kobaran api kembali muncul. Tim gabungan pun kembali melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke area lainnya.

Setelah berjuang hingga malam hari, api akhirnya berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 20.25 WITA.

Baca Juga :  Viral Jenazah Dibawa Motor, Mantan Bupati Ungkap Realita Pinogu

Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Proses tersebut selesai sekitar pukul 20.55 WITA.

Direktorat Samapta Polda Gorontalo mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan metode pembakaran untuk membuka lahan.

“Kami imbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika melihat asap atau api segera laporkan ke Damkar atau kantor polisi terdekat,” tutup Dir Samapta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *