BNI Perkuat Akses Ekspor UMKM Gorontalo Lewat Pelatihan dan Jaringan Diaspora

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Dorongan terhadap perluasan pasar UMKM Gorontalo terus diperkuat melalui kolaborasi BNI bersama tim ekspora. Beragam bentuk dukungan, mulai dari pelatihan, pendampingan, hingga pemanfaatan jaringan internasional, disiapkan untuk mendorong produk lokal memasuki pasar ekspor.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan yang berlangsung di Rumah Marly, Kota Gorontalo, Senin (17/11/2025). Pertemuan itu membahas potensi sejumlah komoditas UMKM daerah yang dinilai mampu bersaing di berbagai negara.

Stefanus Darjono, Pgs RCEO Kantor Wilayah 11, menegaskan bahwa UMKM di Gorontalo memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui proses pendampingan yang terstruktur.

“Saya pikir dari sisi potensi daerah Gorontalo dan termasuk produk-produk yang bisa dipasarkan dengan adanya pendampingan pelatih dan sebagainya, itu diharapkan nanti produk UMKM dari Gorontalo dengan ada pelatihan dari ekspora yang kita sudah punya pengalaman untuk membantu teman-teman UMKM melakukan peningkatan dari penjualan dari domestik, kemudian ke marketplace digital, dan juga sampai ke internasional,” ucap Stefanus.

Ia menambahkan, BNI turut membuka akses bagi UMKM agar lebih mudah terhubung dengan pasar digital dan berbagai peluang di luar negeri.

Baca Juga :  Supremasi Hukum Dimulai dari Desa, Ramdan Liputo : Transparansi Jadi Kunci

“Kita juga punya jaringan internasional itu beberapa web yang bekerja sama juga dengan diaspora kemudian bisa langsung di eksport di Jepang, dan Asia,Eropa, maupun di belahan Amerika,” ujarnya.

Stefanus menyebutkan bahwa sejumlah event internasional juga menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Gorontalo untuk dikenal secara lebih luas.

“Betul kami tadi sampaikan ada beberapa Ada event-event internasional terkait dengan pameran-pameran yang dilakukan oleh kerjasama dengan BNI untuk produk-produk UMKM yang ada di Indonesia, khususnya nanti tidak menutup kemungkinan produk UMKM yang ada di Gorontalo itu juga kita ikut sertakan dalam event-event selanjutnya di tingkat tingkat internasional,” jelasnya.

BNI berharap langkah ini membuka akses yang lebih luas bagi UMKM Gorontalo untuk memperkuat daya saing sekaligus mengenalkan produk lokal ke pasar global.

Di lokasi yang sama, Head of Xpora Business Development Department, RR Ineswara Trihendria, menegaskan bahwa peluang ekspor sangat terbuka bagi produk-produk yang memiliki kesesuaian dengan selera internasional.

Baca Juga :  Propam Polda Gorontalo Tindak 23 Anggota yang Terlambat Apel Pagi

Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya memahami karakteristik pasar di negara tujuan serta memaksimalkan peran diaspora yang tersebar di berbagai wilayah.

“Dengan IDS PC dan diaspora di luar negeri jadi untuk pemasaran kita perluasan pasar, jadi BNI eksplor punya Ada go productive go digital, dan go global inilah yang kita harus dorong dari potensi daerah menjadi produk yang jadi produk internasional yang digemari oleh masyarakat internasional, dan peluang pasar Pasaknya sangat besar karena di sini ada diaspora yang selalu kangen juga dengan produk Indonesia dan juga banyak lagi potensi sumber daya alam Indonesia yang bisa dijual dan diolah menambah Ada devisa untuk Indonesia secara keseluruhan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kategori produk yang paling diminati pasar global cukup beragam.

“Yang potensi yang paling banyak digemari pasar internasional adalah and beverage juga untuk makanan kemasan itu sangat-sangat digemari, begitu juga untuk furniture juga sangat digemari Ada bumbu-bumbu masakan karena di sini juga ada diaspora, kemudian juga banyak juga komoditi-komoditi lainnya juga untuk kerajinan itu juga sangat-sangat digemari,” ujarnya.

Baca Juga :  Pesan Wali Kota Adhan ke Pengurus Koperasi Merah Putih: Jangan Cari Keuntungan Pribadi

Ineswara menegaskan pentingnya memahami preferensi konsumen serta aturan ekspor yang berlaku di tiap negara.

“Jadi kita juga harus melihat di sini pasarnya selera dari masyarakat Kalau di luar negeri seperti apa karena siapa masyarakat boleh di negara itu punya preferen sendiri? Itu yang harus kita pelajari, begitu juga dengan aturan-aturannya seperti apa supaya kita bisa masuk ke pasar luar negerian busana crow Keren banget, keren sekali, keren,” jelasnya.

Ia juga menekankan perlunya promosi intensif serta kolaborasi lintas sektor.

“Untuk berapa persen Produk-produk ini perlu juga Ada promosi yang gencar ya, karena juga di sini kontesnya banyak sumber dayanya banyak, sehingga perlu kita semua berkolaborasi sebagai ekosistem ekspor untuk menunjang devisa negara kita,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *