BPS Provinsi Gorontalo: Indeks Kesejahteraan Petani Gorontalo Turun pada November 2025

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada November 2025 berada di angka 114,48, turun 1,34 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Informasi tersebut disampaikan melalui rilis resmi pada 1 Desember 2025.

Baca Juga :  Kolaborasi TNI, Pemda, dan Swasta Dorong Produksi Jagung di Gorontalo

Plt Kepala BPS Gorontalo, Dwi Alwi Astuti, menjelaskan bahwa penurunan NTP terjadi karena melemahnya indeks harga yang diterima petani (It) yang tercatat turun 1,33 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani (Ib) justru naik tipis 0,01 persen.

Baca Juga :  Kadin Gorontalo dalam Ketidakpastian, Dampaknya Dinilai Bisa Menjalar ke Ekonomi Daerah

Di wilayah timur Indonesia yang meliputi 14 provinsi, hanya lima provinsi yang mencatat pertumbuhan NTP. Papua Selatan menjadi daerah dengan kenaikan tertinggi pada November 2025, yaitu 0,85 persen. Sebaliknya, penurunan terdalam terjadi di Papua Barat Daya yang merosot hingga 3,12 persen.

Baca Juga :  Rektor UNG Paparkan Kinerja 2025, Prestasi Mahasiswa Tembus Level Internasional

Pada periode yang sama, Gorontalo mengalami kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) sebesar 0,30 persen. BPS mencatat kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang kenaikan terbesar, yakni 0,48 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *