Cadangan Emas Indonesia Tembus 2.600 Ton, Masuk Daftar Elite Dunia

TABAYYUN.CO.ID, JAKARTA — Emas masih menjadi salah satu aset paling strategis di dunia di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Stabilitas nilai serta perannya sebagai aset perlindungan membuat banyak negara terus memperkuat cadangan emas nasional mereka.

Berdasarkan laporan terbaru yang dirangkum Investing News Network pada 2023, Indonesia masuk dalam daftar 10 negara dengan cadangan emas terbesar di dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, emas semakin dipandang penting oleh berbagai negara sebagai instrumen “safe haven” di tengah tekanan inflasi global, konflik geopolitik, dan gejolak pasar keuangan internasional.

Bank sentral di berbagai negara bahkan terus meningkatkan kepemilikan emas sebagai bagian dari strategi diversifikasi cadangan devisa.

Baca Juga :  Prabowo Tiba-Tiba Sambangi Warga Senen, Suasana Haru Mengiringi Pertemuan

Data tersebut menunjukkan Australia menempati posisi pertama dengan cadangan emas mencapai 12.000 ton. Negara itu juga menjadi salah satu produsen emas terbesar dunia dengan produksi lebih dari 300 ton per tahun.

Di posisi kedua terdapat Rusia dengan cadangan sekitar 11.100 ton. Meski menghadapi tekanan sanksi internasional, Rusia tetap menjadi pemain utama dalam industri emas global.

Afrika Selatan berada di posisi ketiga dengan 5.000 ton cadangan emas. Negara tersebut dikenal sebagai salah satu pusat pertambangan emas tertua di dunia.

Baca Juga :  Bahlil Ungkap Arahan Prabowo: Hilirisasi dan Energi Alternatif Jadi Prioritas

Sementara Amerika Serikat dan China sama-sama memiliki cadangan sekitar 3.000 ton. Namun China unggul dari sisi produksi tahunan yang mencapai sekitar 370 ton.

Indonesia berada di peringkat keenam dunia dengan total cadangan emas sekitar 2.600 ton.

Salah satu sumber utama cadangan emas Indonesia berasal dari Tambang Grasberg yang dikenal sebagai salah satu tambang emas terbesar di dunia.

Sektor pertambangan emas dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, baik dari sisi ekspor maupun penyerapan tenaga kerja.

Di bawah Indonesia terdapat Brasil dengan cadangan 2.400 ton, disusul Peru dan Kanada yang masing-masing memiliki sekitar 2.300 ton.

Baca Juga :  PSSI Pilih Hotel Sendiri untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Arab Saudi

Sementara Uzbekistan melengkapi daftar 10 besar dunia dengan cadangan emas sekitar 1.800 ton.

Besarnya cadangan emas suatu negara umumnya dipengaruhi kondisi geologi, teknologi pertambangan, hingga kebijakan pengelolaan sumber daya alam.

Selain menjadi simbol kekayaan mineral, cadangan emas juga dianggap mencerminkan kekuatan ekonomi dan strategi keuangan jangka panjang suatu negara.

Masuknya Indonesia dalam daftar negara dengan cadangan emas terbesar dunia menjadi sinyal bahwa sektor pertambangan nasional masih memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *