Dari Sejarah ke Aksi Hari Patriotik, Pemkot Gorontalo Dorong Ekonomi dan Peran Generasi Muda Perkuat UMKM

Tabayyun.co.id, GORONTALO, — Pemerintah Kota Gorontalo menegaskan komitmennya melanjutkan nilai perjuangan para pahlawan melalui agenda pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Penegasan itu disampaikan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dalam momentum peringatan Hari Patriotik 23 Januari sekaligus pameran UMKM yang diselenggarakan di lapangan taruna remaja Kota Gorontalo.

Adhan mengingatkan bahwa peristiwa 23 Januari 1942 merupakan tonggak penting sejarah perjuangan bangsa. Pada masa itu, semangat kemerdekaan telah dikumandangkan di Gorontalo, jauh sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945.

Keberanian Pahlawan Nasional Nani Wartabone bersama rakyat Gorontalo dinilai menjadi fondasi lahirnya nilai persatuan, kejujuran, dan cinta tanah air. Nilai tersebut, kata Adhan, tidak berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi harus menjadi roh dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.

Baca Juga :  Trotoar Jadi Ruang Hidup Baru UMKM, Totok Bachtiar Dorong Kreativitas dan Kurangi Pengangguran

Pemerintah Kota Gorontalo, lanjut dia, memaknai kemerdekaan sebagai amanah untuk menghadirkan kesejahteraan. Karena itu, pembangunan diarahkan pada upaya nyata melawan kemiskinan, kebodohan, dan ketertinggalan dengan semangat gotong royong atau mohuyula.

Potret Wali Kota Adhan Dambea saat memberikan sambutan di acara Hari Patriotik 23 januari sekaligus pameran UMKM.

Dalam konteks ekonomi, Adhan menyebut kinerja perekonomian daerah menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo pada 2025 tercatat signifikan, dengan kontribusi besar dari sektor nonformal dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga :  Aspirasi Warga Leato Utara Jadi Perhatian Hamzah Muslimin di Masa Reses

Pemerintah berkomitmen memperkuat sektor tersebut melalui peningkatan keterampilan, dukungan kreativitas, serta perluasan akses pemasaran, baik secara tradisional maupun digital. UMKM dinilai menjadi tulang punggung ekonomi sekaligus penggerak kemandirian masyarakat.

Di sisi lain, pembangunan generasi muda juga menjadi perhatian. Berbagai kegiatan olahraga digelar sebagai sarana pembentukan karakter, disiplin, dan kepemimpinan sejak usia dini. Upaya ini diharapkan melahirkan generasi yang sehat secara fisik dan mental.

Baca Juga :  Penjual Kopi Dilarang Berjualan di Halaman Bank Mega Gorontalo, Warga Soroti Kebijakan

Pemkot Gorontalo juga menggandeng sektor perbankan untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah. Kemitraan dengan Bank BTN Cabang Gorontalo disebut sebagai langkah strategis dalam mendorong pelaku UMKM melalui dukungan fasilitas usaha dan program pendampingan.

Melalui peringatan Hari Patriotik, pemerintah mengajak masyarakat untuk mencintai produk lokal serta aktif mendukung penguatan ekonomi daerah. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diyakini menjadi kunci menuju Gorontalo yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *