TABAYYUN.CO.ID, KOTA GORONTALO — Dua tim esport Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Gorontalo, Lahilote Esport dan Otanaha Esport, berhasil melangkah ke babak 32 besar lower bracket turnamen Mobile Legends KORPRINAS 2026.
Pencapaian tersebut menjadi catatan positif bagi kontingen Kota Gorontalo yang untuk pertama kalinya berkompetisi dalam ajang esport tingkat nasional. Kedua tim mampu bertahan di tengah persaingan yang melibatkan hampir 800 tim dari berbagai instansi KORPRI di Indonesia.
Hingga 26 Oktober 2026, Lahilote Esport dan Otanaha Esport telah mengumpulkan empat kemenangan dari lima pertandingan yang dijalani.
Ketua Bidang Kerohanian, Olahraga, dan Sosial Budaya KORPRI Kota Gorontalo, Yusrianto Kadir, mengapresiasi perjuangan para pemain. Menurut dia, partisipasi dalam turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga elektronik.
Keikutsertaan kedua tim juga mendapat dukungan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, Wakil Wali Kota Indra Gobel, serta Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kota Gorontalo Nuryanto bersama jajaran pengurus.
“Untuk pertama kalinya, KORPRI Kota Gorontalo mengikutsertakan dua tim ASN Pemerintah Kota Gorontalo dalam Turnamen Esport Mobile Legends KORPRINAS 2026. Keikutsertaan ini tentu menjadi pengalaman berharga bagi kami, terlebih kedua tim mampu melaju hingga babak 32 besar,” ujar Yusrianto.
Hadapi Perwakilan Bali dan Bappenas
Perjalanan kedua tim belum berakhir. Pada babak 32 besar lower bracket, Lahilote Esport dijadwalkan menghadapi tim Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.
Sementara itu, Otanaha Esport akan berhadapan dengan tim dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).
Koordinator Tim Esport KORPRI Kota Gorontalo menilai kedua tim masih memiliki peluang untuk melanjutkan perjalanan di turnamen tersebut. Konsistensi permainan dan kemampuan menghadapi tekanan kompetisi menjadi faktor penting dalam pertandingan berikutnya.
Ia berharap para pemain dapat menjaga performa sekaligus memanfaatkan pengalaman yang telah diperoleh selama mengikuti turnamen.
“Menurut kami, peluang kedua tim untuk melaju masih sangat besar. Harapannya, Lahilote Esport dan Otanaha Esport bisa terus melangkah sampai sejauh mungkin. Apa pun hasil yang diraih, ini sudah menjadi pencapaian yang sangat baik karena Kota Gorontalo baru pertama kali mengikuti turnamen nasional dengan jumlah peserta hampir 800 tim,” ungkap koordinator tim.
Bagi KORPRI Kota Gorontalo, keikutsertaan ini tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan. Pengalaman menghadapi tim dari berbagai instansi pemerintah juga menjadi modal untuk meningkatkan kualitas pembinaan esport di lingkungan ASN.
Koordinator tim turut mengharapkan dukungan dari seluruh unit KORPRI dan masyarakat Kota Gorontalo agar para pemain tetap termotivasi menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh unit KORPRI yang ada di Kota Gorontalo serta masyarakat Kota Gorontalo agar kedua tim bisa terus berjuang dan memberikan hasil terbaik,” tambahnya.
Keberhasilan menembus babak 32 besar menjadi langkah awal bagi perkembangan esport di lingkungan ASN Kota Gorontalo. Hasil akhir turnamen nantinya juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan tim yang lebih kompetitif pada ajang nasional berikutnya.













