Erwin Ismail dan Jalan Terjal Menuju Senayan 2029

Oleh: Faisal Hasania, Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Ichsan Gorontalo

Tabayyun.co.id, Opini Politik – Langkah politik Erwin Ismail menuju DPR RI pada Pemilu 2029 mulai menjadi sorotan publik. Politisi muda dari Partai Demokrat Gorontalo itu disebut mendapat dorongan penuh dari seluruh kader partai untuk melangkah ke panggung nasional.

Jika keputusan itu benar-benar diambil oleh putra Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, maka ini akan menjadi babak baru dalam karier politiknya. Sebuah langkah yang dinilai banyak pihak sebagai upaya “melawan takdir politik” Gorontalo—peta kekuasaan yang selama ini didominasi figur senior seperti Rachmat Gobel, Rusli Habibie, dan El Nino Mohi.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, dalam konferensi pers usai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Demokrat Gorontalo, menegaskan bahwa partainya ingin mengulang sejarah Pemilu 2009, ketika Demokrat berhasil mengirim wakilnya ke Senayan.

Baca Juga :  Grib Jaya Gorontalo, Siap Bawa Tuntutan Penambang Pohuwato ke Jakarta

Kata Herman, Demokrat Gorontalo pernah mengutus wakilnya ke Senayan pada pemilu 2009. Ia berharap fakta sejarah tersebut bisa diulang kembali oleh Erwin Ismail.

Menanggapi hal itu, Erwin Ismail menyatakan kesiapannya mengikuti perintah partai, termasuk jika dirinya resmi diusung maju ke DPR RI pada Pemilu 2029 mendatang.

Menurut penulis, jika Demokrat ingin mengirim wakilnya ke Senayan, Erwin Ismail setidaknya harus menembus posisi tiga besar perolehan suara.

Pada Pemilu 2024, Rachmat Gobel meraih 195.322 suara, El Nino Husein Mohi 126.129 suara, dan Rusli Habibie 95.379 suara. Angka yang menjadi tolok ukur kompetisi perebutan kursi DPR RI 2029 mendatang.

Baca Juga :  Mubes II IKA Spendu Go: Persaingan Kursi Ketua Umum Kian Memanas, Sejumlah Tokoh Besar Masuk Bursa Pencalonan

Kekuatan Koneksi dan Faktor Gubernur

Di luar arena formal, obrolan di berbagai tongkrongan kopi juga ramai membahas peluang Erwin. Banyak yang menilai, peluang itu terbuka jika ia mampu memanfaatkan posisi ayahnya yang kini menjabat Gubernur Gorontalo.

“Erwin bisa manfaatkan kemampuan sang ayah yang menjabat Gubernur Gorontalo,” tutur salah satu sahabat dalam sebuah diskusi santai.

Selain faktor keluarga, Erwin juga kerap terlihat mendampingi sang ayah dalam sejumlah agenda pemerintahan, seperti peresmian Jalan Brigjen Piola Isa, peresmian MBG ke sekolah, dan berbagai kegiatan publik lainnya.

Baca Juga :  Forum Penggerak Perempuan Bina Mandiri Gorontalo Dilantik, Dorong Kolaborasi dan Kepemimpinan Perempuan

Dibandingkan dengan Hillary Brigitta Lasut

Dalam diskusi lain, beberapa pengamat membandingkan Erwin Ismail dengan Hillary Brigitta Lasut (HBL), Kepala Badan Konstituen (BK) Demokrat yang juga pernah menjabat Plt Ketua DPD Demokrat Sulawesi Utara.

Hillary, yang dikenal dekat dengan Ketua Umum AHY, bahkan berhasil menghadirkan sang ketua umum dalam acara Pesta Rakyat Jilid II di Manado. Sementara Erwin, dinilai belum mampu melakukan hal serupa dalam kegiatan Rakerda Demokrat Gorontalo.

Publik pun kini menanti langkah politik Erwin 4 tahun ke depan. Apakah ia benar-benar bisa menembus dominasi tokoh besar Gorontalo dan menorehkan sejarah baru bagi Demokrat di Senayan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *