Fauzan Fadel Angkat Isu Kesejahteraan di Hari Buruh Gorontalo: Jangan Sekadar Seremoni

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Momentum Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 kembali menjadi ruang refleksi atas kondisi ketenagakerjaan, termasuk di Gorontalo.

Sejumlah tokoh mulai menyuarakan pentingnya perhatian serius terhadap nasib pekerja, termasuk salah satunya Fauzan Fadel yang disebut sebagai calon ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gorontalo.

Dalam pandangannya, peringatan Hari Buruh tidak seharusnya berhenti pada seremoni tahunan. Lebih dari itu, momentum ini harus dimanfaatkan sebagai titik evaluasi menyeluruh terhadap kondisi riil yang dihadapi para pekerja, baik dari sisi perlindungan, kesejahteraan, maupun keberlanjutan sistem ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Pelataran Sentral Jadi Ruang Diskusi UMKM Bersama Aldi Andalan Uloli : Kedepan PS Akan Disulap Lebih Waw!

“Peringatan Hari Buruh harus menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya masyarakat Gorontalo, bahwa kesejahteraan pekerja adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa diabaikan,” kata Fauzan.

Fauzan menilai, buruh memiliki kontribusi besar dalam menopang roda ekonomi daerah. Peran tersebut, kata dia, sering kali belum diimbangi dengan pemenuhan hak yang memadai. Karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan pekerja harus menjadi prioritas bersama, bukan hanya tanggung jawab satu pihak.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Umumkan 28 Pemain untuk Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Buruh di Gorontalo memiliki peran besar dalam menggerakkan roda ekonomi daerah. Sudah seharusnya mereka mendapatkan perlindungan dan penghargaan yang layak atas kerja kerasnya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat. Pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat dinilai perlu mengambil peran aktif untuk memastikan terciptanya sistem yang adil, aman, dan berkelanjutan.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi pekerja, karena kemajuan daerah tidak akan tercapai tanpa kontribusi mereka,” tutur Fauzan.

Baca Juga :  GPT-5 Lebih Pintar dari Mahasiswa, Klaim Sam Altman

Menurut Fauzan, tanpa adanya sinergi yang kuat, upaya peningkatan kualitas hidup pekerja akan sulit tercapai. Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak bisa dilepaskan dari peran buruh yang selama ini menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi.

“Kita harus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang adil, aman, dan manusiawi, agar pekerja di Gorontalo dapat hidup lebih sejahtera,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *