Tabayyun.co.id, GORONTALO — Calon Ketua Kadin Gorontalo, Fauzan Fadel Muhammad, memberikan kuliah umum kewirausahaan Rabu (15/04/2026). di Universitas Negeri Gorontalo.
Kegiatan ini mengangkat tema sinergi mahasiswa dan dunia industri dalam mencetak wirausaha muda sebagai penggerak ekonomi daerah.
Dalam pemaparannya, Fauzan menyoroti besarnya potensi Gorontalo di sektor agrikultur dan maritim, seperti komoditas jagung dan perikanan.
Namun, ia menilai potensi tersebut perlu didorong ke tahap hilirisasi agar memiliki nilai tambah dan mampu menciptakan industri yang berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku industri menjadi kunci dalam membangun ekosistem usaha yang kuat di daerah.
Dengan ekosistem tersebut, peluang usaha baru dapat tumbuh dan berkembang dari sektor-sektor unggulan Gorontalo.
Fauzan juga mendorong mahasiswa untuk mengubah pola pikir menjadi wirausaha yang adaptif dan solutif.
Ia menegaskan, wirausaha bukan hanya soal menjual produk, tetapi bagaimana menciptakan solusi atas persoalan di masyarakat dan menghasilkan nilai ekonomi
“Wirausaha itu bukan sekadar punya produk atau berjualan, tapi bagaimana kita melihat masalah, menciptakan solusi, dan menghasilkan value yang berdampak sosial dan ekonomi,” ujar Fauzan dalam kuliah umum tersebut.
Ia menjelaskan, terdapat dua langkah konkret yang bisa dilakukan mahasiswa untuk memulai usaha sejak di bangku kuliah, yakni riset pasar dan mencari mentor.
“Yang pertama, lakukan riset pasar. Lihat potensi industri di Gorontalo, apakah di agro, kosmetik, atau logistik. Jangan hanya fokus pada produknya, tapi juga turunan dan rantai distribusinya,” jelasnya.
“Yang kedua, penting memiliki mentor. Di sini peran Kadin bisa menjadi wadah pembinaan dan akses bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha,” lanjutnya.
Fauzan juga mengakui, tantangan dalam memulai usaha cukup besar, terutama dari sisi permodalan dan mencari pasar.

Meski begitu, ia optimistis tantangan tersebut dapat diatasi dengan persiapan yang matang.
“Tantangan pasti ada, terutama finansial dan mendapatkan pembeli. Tapi dengan riset yang kuat dan bimbingan mentor, itu bisa dihadapi,” katanya.
Ia menambahkan, kehadiran wirausaha muda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain membuka lapangan kerja,pelaku usaha juga dapat menggerakkan UMKM lain melalui rantai distribusi.
“Dengan berwirausaha, kita tidak hanya mencari keuntungan, tapi juga membantu membangun daerah, menciptakan lapangan kerja, dan menghidupkan usaha lain,” tutup Fauzan.













