Fikram Salilama: Kesejahteraan Media Perlu Jadi Perhatian Serius, Usulkan Kenaikan Nilai MOU

Tabayyun.co.id, Gorontalo – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram A.Z Salilama, mendorong agar nilai nota kesepahaman (MOU) antara DPRD Provinsi dan media dinaikkan. Usulan tersebut dinilai penting sebagai bentuk perhatian terhadap peran strategis media dalam mendukung keterbukaan informasi publik.

Hal itu disampaikan Fikram saat rapat evaluasi bersama media yang membahas kinerja Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo. Menurut dia, hubungan yang sehat antara lembaga legislatif dan media harus ditopang dengan kebijakan yang adil dan berkelanjutan.

Baca Juga :  DPRD dan Pemprov Gorontalo Sinkronkan Pokir untuk Pembangunan Inklusif

Fikram menilai nilai MOU media yang selama ini bertahan dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan operasional media.

Suasana rapat bersama antara DPRD Provinsi Gorontalo dan perwakilan media di ruang sidang DPRD, membahas penguatan komunikasi, transparansi informasi publik, serta sinergi lembaga legislatif dan pers dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Ia juga menyoroti berbagai keluhan terkait administrasi serta kejelasan anggaran yang kerap dialami insan pers.

Baca Juga :  Enam Tahun Belum Dibayar, DPRD Provinsi Desak Pemprov Tuntaskan Lahan Lapas Perempuan

Dalam rapat tersebut, Fikram secara tegas menyampaikan pandangannya terkait pentingnya peningkatan kesejahteraan media. Ia mendorong agar rekomendasi Komisi I mengarah pada kenaikan nilai MOU.

“Peran Media sangat strategis dalam keterbukaan informasi publik. Pers bagian dari pilar kebangsaan Demokrasi.Tentunya, kesejahteraan wartawan harus diperhatikan, mereka bekerja untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa kita anggota DPRD Provinsi Gorontalo turun dilapangan bekerja,” ucap fikram. Selasa (06/01/25).

Baca Juga :  Meyke Camaru: Fokus Kami Adalah Keselamatan Masyarakat Sekitar Tambang

Fikram yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo itu berharap, rekomendasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti, sehingga tidak lagi menimbulkan keluhan berulang dari pihak media, khususnya terkait administrasi dan kepastian anggaran ke depan.

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *