Fikram Salilama Siap Perjuangkan Ekonomi Kerakyatan dan Pendidikan Anak Yatim

Tabayyun.co.id, KOTA GORONTALO – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram A. Z. Salilama, menggelar agenda reses masa sidang di Kelurahan Tenda, Kamis (23/10/2025). Dalam tatap muka itu, warga menyampaikan sejumlah aspirasi mulai dari kebutuhan bantuan bagi pelaku UMKM, dukungan pendidikan, hingga persoalan bencana alam yang kerap melanda wilayah mereka.

Fikram menilai, penguatan ekonomi masyarakat kecil masih menjadi isu penting yang perlu segera dijawab. Ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan program pemberdayaan agar dapat masuk dalam rencana pembangunan daerah tahun 2026.

“Program itu sebenarnya sudah ada di pemerintah. Tinggal bagaimana kita mendorong agar bisa terealisasi. Insya Allah, pada 2026 kita upayakan agar masuk dalam prioritas pembangunan,” ujar Fikram.

Baca Juga :  Fikram : Pembubaran KPID dan KIP Gorontalo Ancaman Bagi Keterbukaan Informasi Publik

Politikus Partai Golkar itu juga menyinggung penyesuaian fiskal daerah tahun depan yang mencapai sekitar Rp200 miliar. Kendati begitu, Fikram memastikan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tidak akan terhapus.

“Pemangkasan anggaran bukan berarti menghapus program kerakyatan. Justru yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan tetap kami perjuangkan,” katanya menegaskan.

Dalam dialog bersama warga, masalah banjir dan longsor menjadi keluhan utama. Fikram menjelaskan, posisi geografis Kelurahan Tenda yang berada di kaki gunung dan dekat aliran sungai membuat kawasan itu rentan terhadap bencana.

Baca Juga :  Wagub Gorontalo Dorong Karawo Tembus Pasar Dunia Lewat KKI 2025

“Posisi Kelurahan Tenda ini berada di kaki gunung dan dekat sungai. Jadi sangat rawan bencana. Penanganannya tidak bisa parsial, harus ada koordinasi dengan pemerintah pusat karena membutuhkan anggaran besar,” jelasnya.

Selain menyerap aspirasi, Fikram turut menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan memberikan bantuan beasiswa pribadi bagi dua anak yatim piatu di lingkungan tersebut.

“Saya bantu beasiswanya secara pribadi. Saya ingin anak-anak yatim piatu punya kesempatan kuliah seperti yang lain,” ucapnya.

Tak hanya soal sosial dan pendidikan, Fikram juga menyoroti potensi besar sektor perikanan di Kota Gorontalo. Ia mengungkapkan, sebagian nelayan di daerah itu telah mengekspor hasil tangkapan ikan tuna ke Jepang melalui kerja sama dengan pengusaha dari Jakarta.

Baca Juga :  Wali Kota Adhan Tinjau Benteng Otanaha dan Lokasi Pemukiman di Lekobalo

“Sebagian nelayan di sini sudah ekspor ke Jepang. Hanya saja mereka masih lewat perantara. Saya berharap Dinas Kelautan dan Perikanan bisa memberikan pembinaan agar ekspor dilakukan langsung dari daerah,” tuturnya.

Fikram menambahkan, pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi nelayan muda perlu terus didorong agar mereka memahami standar ekspor dan mampu menaikkan nilai jual hasil tangkapan. Ia berharap, kesejahteraan masyarakat pesisir dapat tumbuh seiring peningkatan mutu dan kemandirian nelayan lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *