FOX Hotel Gorontalo Minta Maaf dan Akui Kendala Teknis Saat Launching HPlus MWT

Tabayyun.co.id, GORONTALO- General Manajemen FOX Hotel Gorontalo risky Corleon menyampaikan, penjelasan resmi terkait pemberitaan mengenai pelaksanaan acara launching HPlus MWT Gorontalo yang berlangsung di FOX Hotel Gorontalo, Senin (15/12/2025).

Dalam pernyataan tertulis, pihak manajemen terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf kepada penyelenggara acara atas sejumlah kendala yang terjadi selama kegiatan berlangsung.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam pelaksanaan acara terdapat kekurangan yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi panitia maupun para tamu undangan. Kepuasan pelanggan merupakan prioritas utama kami,” ucap Risky.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Komisi IX DPR RI di RSUD Aloei Saboe, Wali Kota Adhan Soroti Klaim BPJS

Risky menjelaskan bahwa hotel memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang ketat terkait penataan serta kebersihan ruangan sebelum digunakan. Namun, pada hari pelaksanaan acara, terjadi keterbatasan waktu akibat transisi dari kegiatan sebelumnya.

Kondisi tersebut berdampak pada kesiapan ruangan dan menjadi bahan evaluasi internal agar proses sterilisasi dan pengecekan akhir dapat dilakukan lebih maksimal pada agenda berikutnya.

Baca Juga :  Rapat Sidang Kabinet, Prabowo Mengusir Halus Jurnalis dengan Persilahkan Makan Minum yang Baik

Terkait fasilitas acara, pihak hotel menyebut telah berupaya memenuhi permintaan tambahan meja, kursi, serta perlengkapan pendukung sesuai ketersediaan yang ada saat itu. Meski demikian, manajemen mengakui koordinasi teknis masih perlu ditingkatkan.

Adapun soal konsumsi dan peralatan makan, manajemen menegaskan bahwa kualitas makanan tetap mengacu pada standar hotel. Namun, pengawasan operasional di lapangan diakui belum berjalan optimal.

Baca Juga :  Wagub Gorontalo Ingatkan Napi Penerima Remisi Tidak Mengulangi Kesalahan

“Kami mengakui hal tersebut sebagai bagian dari kekurangan dalam pengawasan operasional dan telah menjadi perhatian manajemen untuk segera dilakukan pembenahan,” ujarnya.

Menutup klarifikasinya, Risky menegaskan tidak ada unsur pengabaian terhadap keluhan pelanggan. Keterlambatan dalam merespons komunikasi disebut sebagai bagian dari proses internal yang kini tengah dievaluasi agar pelayanan ke depan lebih cepat dan responsif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *