Gagal Main di GBK karena “Maung Hercules”, Persija Jadi Cacing usai Diterkam Maung Bandung di Samarinda

TABAYYUN.CO.ID, OLAHRAGA — Duel panas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung berakhir pahit bagi Macan Kemayoran. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026), Persija harus mengakui keunggulan rival abadinya dengan skor 1-2.

Laga pekan ke-32 Liga 1 musim 2025/2026 itu sempat menghadirkan optimisme bagi pendukung Persija. Tim asuhan Mauricio Souza membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-20.

Gol tersebut lahir setelah Ajaraie melewati lini pertahanan Persib sebelum menaklukkan Teja Paku Alam di bawah mistar gawang.

Baca Juga :  Persipura Gagal Promosi, Suporter Mengamuk dan Rusak Fasilitas Stadion

Suasana stadion semakin panas karena sepanjang pertandingan terbentang spanduk besar bertuliskan “Kalah Jadi Cacing, Menang Jadi Naga”. Namun sindiran itu justru berbalik menghantam Persija setelah Persib sukses membalikkan keadaan.

Adam Alis menjadi mimpi buruk bagi Persija. Gelandang Persib itu mencetak gol penyeimbang pada menit ke-28 sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-38 usai menerima umpan matang dari Thom Haye.

Baca Juga :  El Rumi Kalahkan Jefri Nichol dalam Waktu 38 Detik

Keunggulan 2-1 untuk Persib bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil tersebut membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 75 poin. Maung Bandung kini unggul tiga angka dari Borneo FC dan berada di jalur kuat menuju gelar juara Liga 1 musim ini.

Sebaliknya, kekalahan tersebut memastikan peluang Persija untuk meraih gelar juara resmi tertutup. Tim ibu kota tertahan di posisi ketiga dengan 65 poin dan maksimal hanya bisa mencapai 71 poin di sisa kompetisi.

Baca Juga :  Kalah di Pengadilan, PSG Wajib Bayar Lebih dari €60 Juta kepada Mbappe

Kini Persija harus fokus mengamankan posisi tiga besar dari kejaran Dewa United dan Persebaya Surabaya yang terus membayangi di papan klasemen.

Pertandingan penuh gengsi itu kembali membuktikan bahwa duel Persija kontra Persib bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertarungan harga diri yang selalu menyita perhatian publik sepak bola Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *