Tabayyun.co.id, KOTA GORONTALO — Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menunjukkan komitmennya dalam memastikan pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai tujuan. Program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui penyediaan makanan bergizi bagi siswa sekolah.
Sebagai Ketua Satgas MBG Provinsi Gorontalo, Idah meninjau pelaksanaan program di SMP Negeri 1 Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (6/11/2025). Ia didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Anang S. Otoluwa, Kepala Dinas Pangan Ramdan Pade, serta jajaran Satgas MBG Provinsi Gorontalo.
Dalam kunjungan tersebut, Idah meninjau langsung proses penyajian dan pembagian makanan bergizi kepada siswa. Sebanyak 435 pelajar dari kelas VII hingga IX menjadi penerima manfaat di sekolah itu. Makanan yang disiapkan berasal dari dapur SPPG Bongoime, dengan total penerima manfaat di wilayah tersebut mencapai 995 siswa.
Menanggapi ukuran porsi makanan yang terlihat kecil, Idah menjelaskan bahwa hal itu telah diatur sesuai prinsip gizi seimbang yang menjadi fokus utama program.
“Namanya saja Makan Bergizi Gratis, bukan Makan Kenyang Gratis. Makanan bergizi tidak harus banyak, tapi harus sesuai dengan takaran gizi yang sudah diatur oleh ahli gizi,” jelas Idah.
Ia menekankan, setiap komponen makanan—mulai dari nasi, lauk seperti ikan atau tempe, sayur, hingga buah—ditimbang secara teliti oleh ahli gizi untuk memastikan asupan nutrisi yang tepat bagi anak-anak sekolah.
“Kalau porsinya berlebihan tapi gizinya tidak seimbang, itu justru tidak bermanfaat bagi tubuh. Yang paling penting, anak-anak bisa makan makanan sehat dan bergizi setiap hari,” tambahnya.
Di akhir peninjauan, Idah berharap investor yang membangun dapur MBG di sejumlah titik Bone Bolango dapat segera menyelesaikan pekerjaannya. Ia menegaskan, perluasan akses program ini akan berdampak besar bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak di Gorontalo.
Program Makan Bergizi Gratis di Gorontalo sendiri mendapat dukungan penuh dari Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional peningkatan gizi dan kesehatan pelajar.












