Ikuti Jejak Ayah, Aldi Andalan Uloli Usung Mimpinya Bangun ‘Kambungu’ Lewat Kadin Gorontalo

Tabayyun.co.id, Gorontalo – Perjalanan menuju kursi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gorontalo bukanlah proses singkat bagi Aldi Andalan Uloli.

Selama kurang lebih sepuluh bulan terakhir, ia menempuh langkah panjang dengan berkeliling hampir seluruh wilayah kabupaten di Gorontalo, menyerap aspirasi serta membangun jejaring lintas sektor.

Dari Bone Bolango hingga Marisa, Aldi aktif bersilaturahmi dengan kepala daerah, para pelaku usaha, hingga perwakilan Kadin di tingkat kabupaten.

Langkah tersebut dilakukan bukan sekadar untuk memperkenalkan diri sebagai calon, melainkan sebagai upaya memahami secara langsung potensi dan tantangan ekonomi di setiap daerah.

“Tujuan saya datang ke daerah-daerah bukan hanya bersilaturahmi, tapi menggali informasi sebanyak mungkin. Saya ingin tahu langsung kondisi riil di lapangan, baik itu UMKM, pertanian, maupun perkebunan,” ungkap Aldi. Jumat 03/04/26.

Baca Juga :  PSSI Laporkan Kuwait ke AFC Usai Gagal Tampil di Laga FIFA Matchday

Ia menilai, Gorontalo memiliki potensi ekonomi yang besar, namun belum sepenuhnya didukung oleh ketersediaan data dan informasi yang terintegrasi.

Karena itu, proses turun langsung ke lapangan menjadi bagian penting dalam memantapkan visi dan programnya ke depan.

Selama perjalanan tersebut, Aldi mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga. Diskusi dengan berbagai pihak, termasuk pengusaha lokal dan pemangku kepentingan, menjadi bekal penting dalam membentuk arah kebijakan yang lebih konkret jika dipercaya memimpin Kadin.

“Sepuluh bulan ini bukan waktu yang singkat bagi saya. Banyak pelajaran, banyak proses pendewasaan. Dari berbagai diskusi, saya mulai memahami arah yang harus diambil untuk membawa Kadin lebih berkontribusi,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam tubuh Kadin. Menurutnya, generasi baru harus mampu melanjutkan warisan para pendahulu sekaligus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  DWP DPRD Provinsi Gorontalo Susun Program Kerja 2026, Tekankan Dampak Nyata bagi Anggota

“Organisasi ini sudah dibangun dengan baik oleh para senior. Tugas kita adalah melanjutkan dan membuktikan bahwa generasi berikutnya mampu memberikan dampak konkret bagi anggota dan perekonomian daerah,” tegas Aldi.

Dalam proses pencalonannya, Aldi mengaku tidak hanya mengandalkan pengalaman lokal, tetapi juga perspektif bisnis yang lebih luas. Ia menyebut aktivitas usahanya banyak berkembang di luar daerah, termasuk di Papua, yang turut membentuk cara pandangnya dalam melihat pembangunan ekonomi.

Terinspirasi dari sosok ayahnya yang pernah berkiprah sebagai pemimpin Kadın daerah di Papua, Aldi mengaku memiliki motivasi kuat untuk berkontribusi bagi kampung halamannya, Gorontalo.

“Gorontalo adalah kampung halaman saya. Apa yang pernah dilakukan orang tua saya dalam membangun daerah menjadi inspirasi bagi saya untuk ikut berkontribusi melalui Kadin,” tuturnya.

Baca Juga : 

Menjelang pelaksanaan musyawarah provinsi (Musprov) Kadin Gorontalo, Aldi berharap seluruh proses dapat berjalan dengan lancar dan demokratis.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif demi melahirkan pemimpin yang benar-benar mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik.

“Saya hanya memohon doa dan dukungan. Semoga proses ini tidak menghianati hasil dan berjalan sesuai harapan bersama,” pungkasnya.

Dengan waktu yang tersisa menuju Musprov, Aldi menyatakan akan terus mematangkan program kerja serta memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak.

Baginya, perjalanan ini bukan sekadar kontestasi, melainkan bagian dari komitmen untuk belajar, bertumbuh, dan berkontribusi bagi kemajuan ekonomi Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *