Instruksi Wali Kota Dijalankan, Sky Biliard Ditutup karena Dugaan Miras

Tabayyun.co.id, GORONTALO – Dugaan peredaran minuman keras (miras) di salah satu tempat hiburan di Kota Gorontalo mendapat respons cepat dari aparat penegak perda.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo langsung mendatangi lokasi Sky Biliard setelah laporan terkait dugaan aktivitas tersebut mencuat.

Kepala Satpol PP Kota Gorontalo, Marwan Saleh, mengatakan pihaknya segera bergerak usai menerima informasi mengenai temuan miras di lokasi usaha tersebut.

Baca Juga :  Pasien di Ruang Isolasi Direkam KTP-el, Disdukcapil Kota Gorontalo Turun Langsung ke Rumah Sakit

“Kami langsung menuju lokasi begitu menerima laporan terkait temuan miras di Sky Biliard,” ujar Marwan saat memimpin langsung pemeriksaan, Senin (5/5/2026).

Saat tiba di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan sekaligus meminta klarifikasi dari pemilik usaha. Dalam pemeriksaan awal itu, pemilik tempat disebut memberikan penjelasan terkait keberadaan miras di area usaha.

“Pemilik mengatakan ada pelanggan yang meminta disediakan miras, setelah itu, tidak lama datang petugas melakukan razia,” ungkapnya.

Baca Juga :  Panitia Akui SMANTIG RUN 2026 Utang Tembus Rp50 Juta,Dita :Dukungan Sponsor Tunggal Belum Maksimal

Meski demikian, Satpol PP tetap mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional Sky Biliard. Penindakan itu disebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menekan peredaran minuman keras di tempat hiburan.

“Ini sesuai instruksi Wali Kota Gorontalo. Tidak ada toleransi terhadap peredaran miras di tempat hiburan,” tegasnya.

Baca Juga :  Purna Tugas, Ismail Madjid Serahkan Kepemimpinan KORPRI Kota Gorontalo kepada Nuryanto

Marwan menambahkan, pengawasan terhadap tempat hiburan di wilayah Kota Gorontalo akan terus diperketat. Lokasi usaha yang sebelumnya pernah mendapat sorotan juga disebut akan menjadi perhatian khusus aparat.

Selain penutupan sementara, pemilik usaha dijadwalkan kembali menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mendalami keterangan yang telah disampaikan kepada petugas.

“Kami akan dalami lagi. Semua keterangan akan diverifikasi,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *