Tabayyun.co.id, BOALEMO — Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Desa Bongo Tiga, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Minggu (19/4/2026), untuk meninjau kondisi jalan dan jembatan gantung yang dinilai memprihatinkan.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap akses transportasi masyarakat yang menjadi penunjang utama aktivitas ekonomi, terutama di sektor pertanian.
Dari hasil peninjauan lapangan, infrastruktur jalan dan jembatan gantung di wilayah itu dinilai membutuhkan perhatian serius serta penanganan segera dari pemerintah.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, I Wayan Sudiarta, mengatakan terdapat sejumlah persoalan mendasar yang harus segera ditindaklanjuti.
“Beberapa persoalan mendasar yang kami temukan perlu segera ditindaklanjuti. Oleh karena itu, kami akan mempelajari secara mendalam aspek efisiensi dan skala prioritas, sehingga intervensi yang dilakukan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani,” ujar I Wayan Sudiarta.
Menurut dia, aspirasi masyarakat terkait perbaikan infrastruktur tersebut juga akan didorong hingga ke pemerintah pusat, terutama jika sejalan dengan program nasional bidang ketahanan pangan.
“Selanjutnya, aspirasi ini juga akan kami dorong hingga ke pemerintah pusat, terutama jika dapat diintegrasikan dengan program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan. Hal ini penting mengingat akses pertanian di beberapa wilayah masih terbatas dan membutuhkan dukungan infrastruktur serta kebijakan yang lebih terarah,” tambahnya.
Ia menegaskan, peningkatan infrastruktur harus sejalan dengan program Presiden yang menitikberatkan pada penguatan ketahanan pangan melalui akses pertanian, pemanfaatan teknologi, digitalisasi, dan pemberdayaan petani.
“Sejalan dengan program Presiden, fokus utama diarahkan pada penguatan ketahanan pangan melalui peningkatan akses pertanian, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, serta pemberdayaan petani. Kami juga akan melihat sejauh mana potensi dan kapasitas petani di daerah dapat dikembangkan secara maksimal,” jelasnya.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Desa Bongo Tiga dan sekitarnya.






