Jasin Mohammad Kumpulkan Pengumpul Jagung, Siapkan Kerja Sama Tata Kelola Perdagangan di Sulsel

TABAYYUN.CO.ID, MAKASSAR – Direktur Utama PT Serealia Agro Lestari, Jasin Mohammad, mulai memperkuat jaringan perdagangan jagung di Sulawesi Selatan.

Langkah itu dilakukan melalui pertemuan bersama sejumlah pengumpul jagung di Aming Coffee, Jalan Andi Mappanyukki, Makassar, Selasa (6/10/2026).

PT Serealia Agro Lestari sendiri memiliki gudang di Gudang Pattene 88, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Jasin bersama para pengumpul membahas tata kelola perdagangan jagung, mulai dari pengumpulan hasil produksi petani hingga peluang memperluas akses pasar ke luar daerah.

Baca Juga :  Perempuan dan Ruang Kekuasaan: Menelisik Penonaktifan Ramla Djafar dari Perspektif Gender dan Demokrasi

Jasin mengatakan, pertemuan itu menjadi bagian dari upaya membangun jaringan perdagangan jagung yang lebih terorganisir di Sulawesi Selatan.

“Insya Allah kita akan bekerja sama dalam tata kelola perdagangan jagung di Sulsel. Ini bagian dari upaya kita membangun jaringan dan memperkuat perdagangan jagung khususnya di Indonesia,” ujar Jasin Mohammad.

Menurut Jasin, pengumpul memiliki posisi penting dalam rantai perdagangan jagung. Karena itu, koordinasi antarpelaku usaha dinilai perlu diperkuat agar distribusi komoditas tersebut berjalan lebih efektif.

Baca Juga : 

Ia menilai, tata kelola perdagangan yang baik tidak hanya berkaitan dengan kepentingan pelaku usaha, tetapi juga menyangkut kepastian pasar bagi petani.

“Salah satu arah pembahasan dalam pertemuan itu adalah membuka peluang kerja sama dalam tata kelola perdagangan jagung antara pelaku usaha di Sulawesi Selatan,” ucap Jasin.

Jasin berharap jaringan yang dibangun bersama para pengumpul dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi jagung hasil produksi petani Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Reservasi Langsung di Website ASTON Gorontalo, Tamu Bisa Temukan Promo dan Harga Spesial

“Yang kita dorong adalah bagaimana tata kelola ini bisa lebih baik, mulai dari petani, pengumpul sampai ke pasar. Dengan jaringan yang kuat, kita berharap jagung di sini memiliki akses pasar yang semakin luas,” katanya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah Jasin Mohammad dalam memperkuat ekosistem perdagangan jagung di Sulawesi, termasuk membuka peluang kerja sama perdagangan antardaerah.

Upaya itu diharapkan dapat mempertemukan kepentingan petani, pengumpul dan pasar dalam satu jaringan perdagangan yang lebih terarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *