Jasin Mohammad Soroti Mandeknya Mukab,Mukot dan Musprov Kadin Gorontalo

Tabayyun.co.id, GORONTALO- Wakil Ketua Kadin Provinsi Gorontalo bidang perizinan dan investasi, Jasin Mohammad, menyampaikan kekecewaannya terkait belum terlaksananya Musyawarah Kabupaten/Kota (Mukab/Mukot) Kadin hingga batas waktu yang ditentukan pada 4 Desember 2025.

Ia menjelaskan, masa kepengurusan Kadin Gorontalo telah berakhir pada 5 Oktober 2025. Merujuk AD/ART, diberikan ruang dua bulan sebelum dan sesudah surat keputusan (SK) berakhir untuk menyelenggarakan Mukab. Namun hingga kini, proses tersebut disebut belum berjalan karena Kadin Provinsi tidak mengakui Mukab di tingkat kabupaten/kota.

Baca Juga :  Tiba di Gorontalo, Kapolda Baru dan Ketua Komisi Yudisial RI disambut Mopotilolo

Jasin juga menyoroti salah satu Mukab yang tidak diakui, yakni Mukab Kadin Kabupaten Bone Bolango. Menurut dia, panitia yang telah dibentuk untuk persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov) belum kunjung menggelar rapat.

“Ini kemudian kekecewaan saya kepada Kadin Gorontalo. Mengingat batas waktu Musprov Kadin yaitu 25 Desember tahun 2025,” ucap Jasin.

Ia menilai langkah seorang anak muda, Aldi Andalan Uloli, yang disebut ingin membantu memfasilitasi Mukab hingga Musprov, justru tidak mendapat tanggapan dari Kadin Provinsi.

Baca Juga :  Demo Mahasiswa Disorot Hamim, Dorong Pembentukan DRP Pinogu

“Tentunya, ini sangat disayangkan potensi anak muda yang ingin memajukan Provinsi Gorontalo, kemudian tidak direspon,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Jasin, isu untuk memperpanjang kepengurusan kadin provinsi Gorontalo tidak menghalangi Kadin propinsi untuk memfasilitasi Mukab dan Mukot.

“ Yang lebih memprihatinkan Kalau tidak akan diperpanjang kepengurusan kadin provinsi maka akan jadi preseden buruk bagi Pengurus kadin Provinsi Gorontalo,“ tambahnya.

“Sisa waktu 20 hari untuk menyelenggarakan Muprov terlalu singkat, yang saya khawatir akan ada caretaker dari Kadin Indonesia. Apa kita selaku pengurus tidak malu dengan adanya caretaker itu tandanya Kadin Gorontalo tidak profesional melaksanakan amanah yang diberikan,”jelasnya.

Baca Juga :  Dunia Pers Berduka Usai 5 Jurnalis Al Jazeera Dibunuh Israel di Gaza

Jasin menegaskan bahwa organisasi bisnis tersebut harus dikelola dengan semangat keberlanjutan. “Kadin harus dihidupkan, jangan hidup dari Kadin. Oleh karena itu, Saya berharap Kadin Provinsi Gorontalo khususnya panitia pelaksana segera menyiapkan apa yang menjadi kebutuhan jelang Musprov,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *