Tabayyun.co.id, GORONTALO- Ketua Asosiasi Perkumpulan Pedagang dan Produsen Jagung Indonesia (Pejagindo) Perwakilan Provinsi Gorontalo, Jasin Mohammad, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mematangkan persiapan menjelang groundbreaking program hilirisasi industri jagung.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul pertemuan lintas sektor yang digelar Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk memastikan kesiapan pelaksanaan hilirisasi yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Januari mendatang yang akan dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menjelaskan, pertemuan diskusi tadi Sabtu (10/01/26) di Rudis Gubernur, menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyelaraskan program hilirisasi dengan kesiapan teknis di lapangan, termasuk rencana groundbreaking yang terintegrasi dengan kawasan bandara.

Menurut Gusnar, pembahasan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, asosiasi, hingga pelaku usaha. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai rencana dan saling mendukung.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah menjaga keseimbangan suplai dan permintaan jagung. Ketersediaan bahan baku dinilai krusial untuk menjamin operasional pabrik pakan ternak agar stok tetap terjaga dan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Gorontalo juga memastikan kesiapan lokasi pembangunan. Lahan yang direncanakan disebut telah siap, sehingga tidak lagi menemui kendala berarti dari sisi konstruksi dan legalitas.

Selain itu, koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) terus diperkuat. Sejumlah instansi terkait dilibatkan untuk memastikan kelancaran program, mulai dari aspek perencanaan, infrastruktur, hingga dukungan teknis lainnya.
Sementara itu, Jasin Mohammad menilai langkah Pemprov Gorontalo menunjukkan keseriusan dalam mendorong hilirisasi jagung.
Ia menyebut aktivitas perdagangan jagung dari Gorontalo ke Pulau Jawa, Sumatera dan kalimantan terus menunjukkan angka yang signifikan, baik dari sisi volume maupun nilai transaksi. Dimana perhitungan sementara komoditi jagung yang diperdagangkan tahun 2025 sebanyak 513.000 ton dgn nilai transaksi 2.8 trilyun naik sebanyak 600 milyar lebih dr Triwulan III sebanyak 2.2 trilyun rupiah
Menurut Jasin yang juga Wakil Ketua bidang perizinan,investasi, pengembangan ekspor dan Pasar Modal Kadin Gorontalo meyampaikan, hilirisasi akan memperkuat rantai pasok jagung nasional sekaligus memberi dampak positif bagi petan, dan pelaku usaha di daerah. Karena itu, Pejagindo Gorontalo menyatakan siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.














