Jembatan Perintis Garuda di Ulapato B Rampung, Komisi III Dorong Pemanfaatan Berkelanjutan

TABAYYUN.CO.ID, GORONTALO — Jembatan Perintis Garuda di Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, akhirnya rampung dibangun dengan progres pekerjaan mencapai 100 persen.

Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

Peresmian Jembatan Perintis Garuda digelar Kamis (13/8/2026), bersamaan dengan dialog interaktif bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dilaksanakan secara virtual.

Peresmian nasional dipusatkan di Kabupaten Bekasi dan diikuti sejumlah daerah melalui jaringan daring.

Di lokasi pembangunan, Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo diwakili Sekretaris Komisi III, I Wayan Sudiarta, bersama jajaran.

Baca Juga :  Indriani Dunda Terima Usulan Revitalisasi Bak Potanga dari Majelis Taklim Pilolodaa- Lekobalo Saat Reses

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Danrem, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Dandim 1304 Gorontalo, Dandim 1314 Gorontalo Utara, Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Dalam laporannya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa program pembangunan infrastruktur tersebut mencakup 6.240 titik.

Rinciannya terdiri dari 3.008 jembatan dan 3.232 titik penyediaan air bersih serta air untuk persawahan. Program tersebut diproyeksikan memberikan manfaat kepada sekitar 4,5 juta warga.

Baca Juga :  Ridwan Monoarfa Dorong Pembentukan Perda Bahasa Daerah, untuk Cegah Kepunahan Kearifan Lokal

I Wayan Sudiarta mengatakan, rampungnya Jembatan Perintis Garuda harus menjadi momentum untuk meningkatkan aktivitas masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jembatan diharapkan dapat memperlancar mobilitas, mempersingkat akses antarwilayah serta mendukung kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.

“Yang paling penting setelah pembangunan selesai adalah memastikan jembatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan dijaga bersama agar dapat digunakan dalam jangka panjang,” kata I Wayan.

Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo menilai pembangunan infrastruktur tidak semata-mata diukur dari selesainya pekerjaan fisik.

Baca Juga :  Pendidikan Harus Dibenahi, Tegas Anggota DPRD Provinsi Gorontalo di HUT RI ke-80

Pemanfaatan dan pemeliharaan secara berkelanjutan dinilai menjadi faktor penting agar Jembatan Perintis Garuda tetap berfungsi dan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Komisi III juga mendorong pemerintah agar pembangunan infrastruktur dasar terus mendapat perhatian, terutama di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan akses.

Dengan rampungnya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Desa Ulapato B dan wilayah sekitarnya diharapkan mendapatkan akses transportasi yang lebih mudah.

Keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan membuka peluang lebih besar bagi pengembangan aktivitas ekonomi, sosial, pendidikan serta pelayanan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *