Tabayyun.co.id, GORONTALO — Wacana mantan Menkominfo sekaligus mantan Menteri Koperasi, Budie Arie, akan bergabung ke Partai Gerindra memunculkan penolakan dari sejumlah kader Gerindra di Gorontalo. Respons tersebut muncul setelah kabar rencana perpindahan Budie Arie menjadi perbincangan luas.
Ikbal Aleydrus, salah satu kader senior yang juga anggota DPRD Provinsi Gorontalo, mengatakan bahwa partai harus mempertimbangkan aspirasi masyarakat sebelum menerima figur baru.
“Kami kader GERINDRA se-Gorontalo menyatakan bahwa partai kami memang terbuka kepada semua rakyat. Tapi kalau ada person yang tidak dimaui rakyat, maka sebaiknya jangan masuk ke GERINDRA. Nanti malah akan merusak partai yang kami bangun dan jaga selama ini,” ujarnya.
Ikbal menegaskan, penolakan tersebut disampaikan demi menjaga elektabilitas partai di Gorontalo. Ia menilai masuknya sosok yang tidak populer di mata publik justru dapat berdampak negatif.
“Bayangkan jika ada orang yang tidak disukai oleh rakyat, lalu dicalonkan oleh Partai GERINDRA….Bukannya suara untuk partai bertambah, malah kita yang repot karena kehilangan ratusan ribu suara. Kan parah itu,” katanya.
Ketika ditanya langsung mengenai kemungkinan Budie Arie bergabung, ia memberikan jawaban tegas.
“Waduh, jangan dia lah…Siapa kek…” ucapnya.
Hingga saat ini, Ketua DPD Gerindra Gorontalo, Elnino Mohi, belum memberikan tanggapan atas aspirasi tersebut. Ia tengah menghadiri rangkaian kegiatan partai di Hambalang.












