Ketua Umum MUI Ajak Umat Gorontalo Hidupkan Masjid Baitul Ar-Rasyid dengan Ibadah dan Mengaji

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH. Cholil Nafis, bersama KH. Misbahul Ulum, melakukan kunjungan ke Masjid Baitul Ar-Rasyid yang berlokasi di Desa Bunggalo, Kecamatan Telaga, Kota Gorontalo, Selasa (28/10/2025).

Dalam kunjungan itu, KH. Cholil Nafis mengajak masyarakat untuk menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan umat, tidak hanya sebatas tempat shalat, tetapi juga tempat tumbuhnya kegiatan keagamaan dan pendidikan.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Penipuan Umrah-Haji, PKS Gorontalo Ajukan PAW dan Pencabutan Keanggotaan MY

Kehadirannya disambut hangat oleh pengurus masjid serta ratusan jamaah yang telah menanti. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya memakmurkan masjid melalui shalat berjamaah dan aktivitas mengaji, agar semangat keagamaan dan nilai kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat.

“Masjid bukan hanya tempat shalat, tapi juga tempat menumbuhkan ilmu, persaudaraan, dan kepedulian antarumat. Mari jadikan Masjid Baitul Ar-Rasyid ini pusat kegiatan umat yang hidup dan makmur,” ujarnya dalam sambutan.

Baca Juga :  Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Jasin Nilai Petani Jagung dan Peternak Diuntungkan

Menurutnya, masjid harus menjadi penggerak perubahan sosial dan moral, terutama bagi kalangan muda. Melalui kegiatan seperti kajian, pembinaan keislaman, dan pengajaran Al-Qur’an, masjid berperan penting sebagai benteng moral dari pengaruh negatif zaman.

Sementara itu, Ketua Badan Takmirul Masjid Baitul Ar-Rasyid, Aksan menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ketua Umum MUI tersebut. Mereka menilai, imbauan itu menjadi dorongan bagi jamaah untuk lebih aktif dalam kegiatan keagamaan.

Baca Juga :  Fikram: HUT DPRD Jadi Momentum Evaluasi Kedisiplinan Anggota

“Insya Allah, kami akan terus menghidupkan kegiatan keagamaan, termasuk mengaji anak-anak setiap sore dan kajian rutin bagi jamaah dewasa,” ujarnya.

Kunjungan tersebut juga menjadi momen penting bagi masyarakat Gorontalo dalam memperkuat ukhuwah islamiyah dan menjaga tradisi keagamaan yang telah lama mengakar di daerah itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *