Kolaborasi TNI, Pemda, dan Swasta Dorong Produksi Jagung di Gorontalo

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Panen raya jagung di lahan pertanian Yonif TP 824/MO’E’A menjadi penanda kuatnya sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini dihadiri Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus bersama Gubernur Gorontalo yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sofian Ibrahim, Rabu (21/1/2025).

Panen tersebut merupakan hasil perdana dari pengelolaan lahan pertanian yang dikembangkan Yonif TP 824 sebagai bagian dari dukungan terhadap program pembangunan daerah. Dari total 18 hektare tanaman jagung, sekitar delapan hektare telah dipanen pada tahap awal.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menyebut panen ini menjadi bukti keterlibatan aktif TNI dalam mendukung sektor pertanian. Ia menjelaskan bahwa total lahan yang dikelola oleh satuan tersebut mencapai sekitar 70 hektare dengan berbagai jenis komoditas.

Baca Juga :  AHY Tak Hadir di Dua Agenda Besar Gorontalo, Termasuk GHM 2025

“Hari ini kami melaksanakan panen jagung dari 18 hektar lahan, dan delapan hektare dipanen sebagai demplot pertanian Yonif TP 824,” ujar Mirza.

Menurut dia, hasil panen menunjukkan capaian yang cukup baik dan diharapkan terus meningkat pada musim tanam berikutnya. Pangdam menegaskan bahwa keterlibatan Yonif TP 824 merupakan bagian dari tugas TNI dalam membantu pemerintah daerah, termasuk di bidang pertanian dan peternakan.

Baca Juga :  Koordinasi Tiga Kementerian Dimulai, Selisih Tukin dan TPG Guru Siap Diselesaikan
Ketua Asosiasi Perkumpulan Pedagang dan Produsen Jagung Indonesia (Pejagindo) Provinsi Gorontalo, Jasin Mohammad. (Tengah) mengikuti Panen raya jagung digelar di lahan Batalion Teritorial 824/Mo’ea, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perkumpulan Pedagang dan Produsen Jagung Indonesia (Pejagindo) Provinsi Gorontalo, Jasin Mohammad, mengapresiasi kehadiran Pangdam XIII/Merdeka dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai panen raya ini menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, TNI Angkatan Darat, dan pihak swasta. Sinergi ini, kata dia, sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat ketahanan pangan.

Sebagai mitra swasta, PT Gorontalo Pangan Sejahtera terlibat sejak tahap awal budidaya hingga pascapanen. Perusahaan tersebut mendukung penyediaan sarana produksi sekaligus penyerapan hasil panen.

“Perusahaan telah memberikan dukungan berupa penyediaan benih jagung, pupuk, pestisida, serta pengolahan lahan, sekaligus menjadi off taker atau pembeli hasil panen jagung milik Yonif TP 824/MO’E’A,” jelas Jasin.

Baca Juga :  Idah Syahidah Minta Sekolah Perhatikan Siswa dengan Alergi dalam Program Makan Bergizi Gratis

Ia menegaskan bahwa kemitraan ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam mendorong kemandirian pangan nasional.

“Saya merasa bersukur karena program ini berhasil dilaksanakan dimana pada hari ini dibuktikan dengan panen raya jagung yang dihadiri bersama Bapak Pangdam XIII/ Merdeka, Gubernur, Bupati Gorontalo dan forkopimda, hasil Produksi yang dicapai yaitu Jagung kering panen 7.6 Ton per Ha. “ Ungkap Jasin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *