Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Tinjau Lahan Sekolah Garuda, Keluhan Warga Jadi Perhatian

Tabayyun.co.id, GORONTALO — Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi area pembangunan Sekolah Garuda di Desa Botuwombato, Kabupaten Gorontalo Utara.

Kunjungan lapangan itu dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan kesiapan lahan guna mendukung program nasional di bidang pendidikan. Dalam agenda tersebut, DPRD juga menyerap aspirasi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Rifli Katili Dorong Profesionalisme ASN dan PPPK di Sekretariat DPRD Gorontalo

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Umar Karim, mengatakan lokasi pembangunan Sekolah Garuda berada di kawasan perbatasan Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo Utara.

Menurut dia, area yang disiapkan mencakup tiga desa, yakni Desa Botuwombato, Desa Pontolo Atas, dan Desa Motilango dengan total luas sekitar 20 hektar.

Namun, rencana tersebut memunculkan sejumlah persoalan. Sebab, lahan yang akan digunakan saat ini telah dikelola masyarakat dan menjadi sumber penghidupan utama warga setempat.

Baca Juga :  Polemik Lahan Eks HGU Ong Tjeng Ki, DPRD Provinsi Gorontalo Cari Solusi untuk Rencana Sekolah Garuda

“Masyarakat menyampaikan kekhawatiran terhadap rencana pembangunan ini, karena mereka berharap aktivitas pertanian atau lahan garapan mereka tidak terganggu,” ujar Umar Karim.

Menanggapi kondisi itu, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo menyatakan akan mencari jalan keluar yang mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat tanpa menghambat program pemerintah.

Baca Juga :  Awal Tahun 2026, Sitti Nurayin Sompie Dorong Peran Aktif Media Kawal Kinerja Komisi DPRD Provinsi Gorontalo

Sebagai langkah lanjutan, Komisi I berencana menggelar rapat koordinasi bersama pihak terkait untuk merumuskan solusi strategis dan keputusan yang adil bagi semua pihak.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat, sehingga pembangunan Sekolah Garuda dapat berjalan lancar serta memberi dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *